2 Buruh Tani di Nganjuk Simpan dan Edarkan 50 Ribu Pil Koplo

Sugeng Harianto - detikJatim
Sabtu, 14 Mei 2022 13:11 WIB
Buruh tani di Nganjuk ditangkap
Buruh tani di nganjuk ditangkap (Foto: Dok. Sat Narkoba Polres Nganjuk)
Nganjuk -

Polisi mengamankan dua buruh tani di Nganjuk. Keduanya ditangkap karena memiliki dan mengedarkan 50 ribu pil koplo yang akan diedarkan.

Kedua buruh tani itu yakni SR (39) dan AL (36) warga Kecamatan Prambon. Keduanya ditangkap Sat Narkoba Polres Nganjuk pada Senin (10/5).

"Betul, kami telah mengamankan dua orang yang merupakan buruh tani di Kecamatan Prambon. Mereka diamankan Senin (10/5) kemarin, saat membawa barang bukti narkoba jenis pil koplo," ujar Kapolres Nganjuk AKBP Boy Jeckson kepada detikJatim, Sabtu (14/5/2022).

Kedua buruh tani tersebut, lanjut Boy, diamankan saat berada di depan sebuah rumah kosong di Desa Watudandang, Prambon. Saat ditangkap, kedua buruh tani tengah membawa barang bukti 50 ribu butir pil koplo.

"Jadi dari kedua buruh tani ini kita amankan barang bukti berupa 50 ribu buruh pil koplo. Lokasi penangkapan di depan sebuah rumah kosong," kata Boy.

Boy menjelaskan barang bukti 50 ribu butir puluhan ribu pil koplo tersebut dikemas dalam botol plastik sebanyak 50. Dari masing-masing botol plastik tersebut diisi seribu butir.

"Jadi, dari 50 ribu butir pil koplo ini oleh tersangka dikemas serupa botol berisi seribu butir. Selain itu juga ada kemasan plastik hanya berisi 85 butir," papar Boy.

Kasat Resnarkoba Polres Nganjuk AKP Joko Santoso, mengungkapkan bahwa penangkapan SR dan AL dari merupakan hasil dari pengembangan laporan masyarakat melalui program Wayahe Lapor Kapolres. Saat ini kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan untuk proses pengembangan.

"Penangkapan SR dan AL dilakukan setelah Unit Opsnal Satresnarkoba Polres Nganjuk mengantungi identitas keduanya. Adapun informasi mengenai keduanya didapat dari pengembangan laporan masyarakat melalui program Wayahe Lapor Kapolres," tandas Joko.



Simak Video "Masjid Al Mubarok, Bersejarah dan Masih Terjaga Keasliannya, Nganjuk"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/sun)