Cerita Perempuan Dilecehkan di Terminal Arjosari Malang Sayangkan Sikap Dishub

Tim detikJatim - detikJatim
Minggu, 24 Apr 2022 08:10 WIB
Lambatnya Renovasi Terminal Arjosari Malang
Terminal Arjosari Malang (Foto file: Muhammad Aminudin/detikJatim)
Malang -

Seorang perempuan mengaku mengalami pelecehan seksual di Terminal Arjosari, Malang. Dia mengeluhkan hal ini di akun twitternya @Real*****. detikJatim telah meminta izin untuk mengutip twit tersebut.

Perempuan tersebut bercerita jika seorang makelar di terminal, tetiba menginjak kakinya. Lalu, makelar tersebut seakan refleks memeluknya.

"Hari ini saya mengalami pelecehan seksual di Terminal Arjosari dekat Indomaret pintu keluar bis oleh salah satu orang, saya sudah bicara "jangan sentuh saya". Tapi salah satu pegawai @DishubMalang yang lihat hanya diam saja @infomalang," tulis akun @Real***** seperti yang dilihat detikJatim di Surabaya, Sabtu (23/4/2022).

Dia pun menyayangkan sikap pegawai Dishub yang diam saja saat melihat ada pelecehan seksual.

"Tolong yaa pegawai @DishubMalang di edukasi masalah sexual harassment. Kalau ada kejadian seperti itu lagi jadi bisa di damai kan, gak cuman diem aja pake kacamata item, duduk di bawah pohon. Saya jadi trauma mau naik transportasi umum. Tks," paparnya.

"Masalahnya, tadi makelar itu (pakai baju merah hari ini), gak sengaja injak kaki saya, lalu refleks dia PELUK SAYA, saya bilang "jangan pegang saya" dan teriak, 2 pegawai dishub malah diam saja. Karena saya kaget dan takit jadi saya cuman bisa kasih jari tengah๐Ÿ–•๐Ÿผ," tambahnya.

Perempuan ini mengetahui jika pria tersebut adalah makelar di Terminal Arjosari, usai bertanya ke salah satu kernet bus.

"Kernet nya bilang "mungkin cinta sama mba". Saya jawab "kalau cinta gak usah peluk pak, itu pelecehan". Dan sekarang para sopir dan juga kernet bus tentr3m sedang bergosip tentang saya," lanjutnya.

Dia juga menegaskan jika aksi pelecehan seksual ini bukan karena dirinya yang memakai pakaian tak sopan. Sang perempuan bahkan memfoto pakaiannya yang menggunakan kaos oblong dengan celana panjang.

"Buat pembelajaran bagi kita semua, supaya lebih berhati-hati lagi dan pintar untuk menjaga diri karena iblis ada dimana-mana #StopSexualHarassment ๐Ÿ’™," pesannya.

Menanggapi kejadian itu, Dinas Perhubungan Kota Malang justru menyebut Terminal Arjosari merupakan terminal tipe A yang dikelola oleh Satgas Kementerian Perhubungan.

"Untuk Terminal Arjosari merupakan terminal tipe A dikelola Satgas Kemenhub, bukan Dishub Kota Malang," jawab Kadishub Kota Malang Heru Mulyono saat dikonfirmasi detikJatim melalui pesan WhatsApp, Sabtu (23/4/2022).

Adanya dugaan kasus tersebut, Kadishub Kota Malang Heru Mulyono mengimbau, demi keamanan dan kenyamanan penumpang, maka seyogyanya untuk naik ataupun turun dari bus di tempat yang telah disediakan di Terminal Arjosari.

"Lebih aman, naik dan turun kendaraan umum (bus) seyogyanya di tempat yang telah disediakan pengelola (di dalam terminal) bukan di luar terminal (pintu keluar)," ujarnya.

Menurut Heru, bila korban ingin mengadukan dugaan pelecehan yang dialami, dapat mengadu atau melaporkan hal ini kepada Satgas Kemenhub sebagai pengelola Terminal Arjosari atau kepada aparat kepolisian.

"Bisa kedua-duanya, paling dekat ke satgas kemenhub yang mengelola terminal Bus Arjosari atau ke Polsekta Blimbing yang jaraknya juga tidak jauh dari Terminal Arjosari," tegasnya.

Ia juga menyebut Terminal Arjosari merupakan terminal tipe A yang dikelola oleh Satgas Kementerian Perhubungan. Dengan status tipe A, lanjut Heru, keberdaan petugas Dishub yang dimaksud korban bukan merupakan petugas Dishub Kota Malang.

"Untuk terminal bus Arjosari merupakan terminal tipe A dikelola Satgas Kemenhub, bukan Dishub Kota Malang. Sehingga personel yang dimaksud petugas Kemenhub, bukan personel Dishub Kota Malang," sambung Heru.



Simak Video "Terjadi Lagi! Aksi Pelecehan Seksual di TransJakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(fat/fat)