Nenek di Lamongan Kemalingan Rp 10 Juta, Pelaku Tetangga Sendiri

Eko Sudjarwo - detikJatim
Senin, 18 Apr 2022 23:14 WIB
Pelaku saat diamankan
Pelaku pencurian saat diamankan/Foto: Dok. Humas Polres Lamongan
Lamongan -

Rumah seorang nenek di Lamongan dibobol maling. Akibat pencurian ini, uang milik korban sebesar RP 10 juta raib digondol maling.

Korban adalah Kayatunah (70) warga Desa Porodeso, Kecamatan Sekaran. Selama ini korban hidup sebatang kara.

Kasi Humas Polres Lamongan Ipda Anton Krisbiantoro mengatakan rumah korban diketahui telah dibobol maling sebanyak dua kali. Maling tersebut beraksi pada Minggu (10/4) dan Kamis (14/4).

Anton menambahkan pada aksi pertama, maling berhasil menggondol handphone korban yang sedang di-charge. Saat itu, korban tengah salat subuh. Namun korban memilih tak melaporkannya.

"Saat pulang ke rumah, korban mendapati jika handphone-nya yang ditinggal berangkat ke masjid sedang di-charge sudah tidak ada ditempat," kata Anton, Senin (18/4/2022).

Sedangkan pada aksi kedua, lanjut Anton, korban meninggalkan rumah untuk bekerja di sawah sejak pagi hingga siang. Namun saat pulang, korban mendapat pintu rumah telah rusak dijebol.

Tak hanya itu, kunci lemari tempat menyimpan uang juga rusak. Setelah dicek uang sebesar Rp 10 juta yang disimpan di dalam plastik juga raib. Mengetahui hal ini, korban kemudian melapor ke Polsek Sekaran.

"Pelapor juga mendapati kunci pintu kamar serta kunci lemari dalam keadaan rusak, setelah dicek ternyata uang milik korban yang diletakkan di dalam kantong plastik di dalam lemari sebesar Rp 10 juta sudah hilang," tutur Anton.

Mendapat laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Sekaran kemudian melakukan serangkaian penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan. Hasilnya, pelaku pencurian tak lain adalah Madekur yang masih tetangga korban.

"Petugas selanjutnya mengamankan pelaku beserta barang buktinya," ucap Anton.

Dari keterangan pelaku, uang Rp 10 juta yang dicuri telah dipakai dan tersisa Rp 6 juta. Sedangkan handphone korban diketahui masih disimpan karena belum sempat dijual.

Dikatakan Anton, saat ini polisi masih melakukan pengembangan. Sebab ada dugaan pelaku juga melakukan aksinya di tempat lain. Atas ulahnya, pelaku kini dijerat dengan Pasal 363 KUHP.

"Kami masih melakukan pengembangan lebih lanjut apakah pelaku pernah berbuat serupa di tempat lain. Kami akan menjerat pelaku dengan pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHPidana," tandas Anton.



Simak Video "Hotman Paris Siap Bela Karyawan Alfamart Gratis!"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/iwd)