Pria Lamongan Ini Harus Berlebaran di Sel Tahanan Gegara Congkel Kotak Amal

Eko Sudjarwo - detikJatim
Minggu, 17 Apr 2022 04:24 WIB
maling kotak amal di lamongan
Maling kotak amal di Lamongan yang tertangkap basah (Foto: Dok. Polres Lamongan)
Lamongan -

Gara-gara kawat, seorang warga Lamongan harus merasakan hidup di balik sel tahanan. Pasalnya, ia menggunakan kawat tersebut untuk mencongkel kotak amal masjid.

Tersangka adalah Sukron (40), warga Desa/Kecamatan Pucuk. Pelaku tertangkap tangan ketika sedang mencongkel kotak amal Masjid Darul Falah di Desa Kedungrejo, Modo menggunakan kawat sepanjang lebih kurang 50 cm.

"Aksi dilakukan pelaku pada Jumat (15/4) dan dipergoki marbot masjid yang bernama Basuki hingga berhasil diamankan," kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro kepada wartawan di Mapolres Lamongan, Minggu(17/4/2022).

Anton mengungkapkan tersangka ketika itu datang mengendarai sepeda motor Honda Vario nopol S 4069 LH. Semula, sang marbot tidak curiga dengan kedatangan pelaku karena tengah sibuk membersihkan ruangan tengah masjid.

"Menurut saksi, pelaku datang dan memarkir motor di depan masjid menghadap ke timur di dekat pot bunga yang ada tanamannya. Usai parkir, pelaku berhenti sejenak dan membawa kawat besi sepanjang 50 centimeter yang sebelumnya sudah disembunyikan sela-sela akar tanaman di pot tersebut untuk kemudian disembunyikan di balik baju," ujarnya.

Sampai di sini, saksi tidak curiga dengan gelagat pelaku yang kemudian berjalan ke arah toilet dan setelah itu ke ruang wudhu sambil mengamati kota amal yang letaknya tak jauh dari tempat wudhu itu. Sejurus kemudian, pelaku mengambil kawat besi yang disembunyikan di balik bajunya dan bergegas memasukkan kawat yang ujungnya runcing dan ditekuk membentuk setengah lingkaran itu ke dalam kotak amal.

"Kawat itu dimasukkan melalui lubang kotak amal yang biasanya dipakai memasukkan uang amal secara berulang kali sambil mengantongi uang yang berhasil ditarik oleh kawat tersebut," paparnya.

Saksi yang mengetahui apa yang dilakukan oleh tersangka ini spontan berteriak 'maling' yang didengar oleh jemaah masjid lain, Udin dan Ramli yang sedang duduk di serambi masjid. Kedua saksi yang mendengar teriakan sang marbot pun bergegas mengamankan pelaku dan uang hasil curiannya.

"Usai ditangkap warga, pelaku kemudian diserahkan ke polisi. Saat ini, kami juga sedang mengembangkan penyidikan karena dimungkinkan pelaku beraksi di tempat lain," tegasnya.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa kotak amal, sisa uang koin, kawat besi yang dipakai pelaku, dan uang kertas pecahan Rp 1.000 hingga Rp 100 ribu sebanyak Rp 975.000 yang dicuri pelaku serta motor yang dipakai sebagai sarana kejahatan.

"Tersangka akan kami jerat dengan Pasal 363 KUHP ayat (1) ke 5e tentang pencurian dengan pemberatan," pungkasnya.



Simak Video "Pemuda di Polman Terekam CCTV Curi Kotak Amal di Rumah Makan!"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)