Pemuda Mengamuk Hingga Lukai Warga-Polisi di Malang Diduga ODGJ

Muhammad Aminudin - detikJatim
Minggu, 10 Apr 2022 16:52 WIB
Lokasi kejadian warga yang mengamuk kemudian menyerang dengan sajam di Wajak, Malang.
Lokasi pemuda mengamuk di Wajak melukai polisi diduga ODGJ (Foto: M Aminudin/detikJatim)
Malang -

Seorang pemuda tiba-tiba mengamuk melukai warga dan satu anggota polisi di Wajak, Malang. Warga menduga kuat pemuda bernama Beni (35) itu mengalami gangguan jiwa alias ODGJ.

Ketua RT setempat Sulton menuturkan, sepekan sebelum kejadian terlihat ada perubahan pada diri Beni. Pria yang sehari-sehari bekerja sebagai tukang bangunan itu terlihat sering melamun.

"Memang kayak ada yang aneh sepekan ini. Dia sering melamun. Kan, kerjanya sama dengan saya sebagai tukang, bahkan sebelumnya pasang pintu saja terbalik," kata Sulton ditemui di lokasi kejadian, Minggu (10/4/2022).

Warga menduga, Beni sedang banyak pikiran. Di antaranya, selamatan dua tahun bapaknya dan rencana pernikahan adiknya. Sementara Beni hidup seorang diri dengan hanya bekerja sebagai tukang.

"Kayaknya banyak yang dipikirkan. Minggu kemarin selamatan bapaknya dan adiknya yang mau menikah. Mungkin itu yang menjadi pemicu pikirannya kacau begitu," kata Sulton.

Lokasi kejadian warga yang mengamuk kemudian menyerang dengan sajam di Wajak, Malang.Lokasi kejadian warga mengamuk kemudian menyerang dengan sajam di Malang Foto: M Aminudin/detikJatim

Puncaknya, Minggu (9/4/2022), siang, Beni keluar dari rumah dengan membawa pisau dan mengamuk. Supri tetangga yang tinggal tepat di depan rumahnya menjadi sasaran dengan membabi buta.

Akibatnya, Supri mengalami luka di bagian kepala dan leher belakang. Bukan hanya itu, seorang anggota polisi ikut terluka saat akan mengamankan Beni.

Supri sempat dilarikan ke rumah sakit. Sekarang sudah dipulangkan untuk menjalani rawat jalan. Supri enggan menceritakan kejadian yang dialami saat didatangi di rumahnya. Bagian kepala Supri terlihat ditutup kain kasa untuk mengobati lukanya.

Kapolsek Wajak AKP Bambang Wahyu Jatmiko membenarkan adanya kejadian itu, Beni disebut mengalami gangguan kejiwaan hingga mendadak mengamuk dengan membawa pisau.

"Pelaku diduga ODGJ dan sudah kami bawa ke RSJ Lawang. Kondisi itu yang diduga memicu pelaku mengamuk. Korban hanya mengalami luka ringan," kata Bambang.



Simak Video "Momen Sapi Kurban Mengamuk di Pesta Hajatan Warga Kalideres"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/fat)