Pelaku Tawuran Surabaya Ngumpet di Rumah Ibu Tiri Usai Bacok Korban

Pelaku Tawuran Surabaya Ngumpet di Rumah Ibu Tiri Usai Bacok Korban

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Selasa, 05 Apr 2022 18:55 WIB
Pelaku tawuran jelang sahur di Tambak Asri, Krembangan yang membacok tangan korbannya diringkus saat ngumpet di rumah ibu tirinya di Sidoarjo.
Pelaku tawuran jelang sahur di Surabaya yang membacok tangan korbannya. Ia ditangkap saat ngumpet di rumah ibu tirinya di Sidoarjo. (Foto: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim)
Surabaya -

Faisal Firmansyah, salah satu pelaku tawuran jelang sahur di Tambak Asri, Krembangan, Surabaya sudah diringkus Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Warga Jalan Genting, Tambak Asri itu mengaku telah membacok tangan korbannya dengan golok.

Kepada polisi Faisal mengaku emosi sehingga membacok korban MEF (16). Menurutnya hal itu ia lakukan dengan dalih sebelumnya mendengar bahwa ada sekelompok pemuda tetangga gangnya di kawasan Tambak Asri, Surabaya yang sedang berkumpul.

Ia juga mengaku sempat mendengar informasi bahwa MEF (16) membawa senjata tajam. Tak mau kalah, ia pun membawa sebilah golok berukuran 35 cm. Sampai di lokasi MEF ternyata tidak membawa sajam seperti informasi yang ia dapat. Tapi karena sudah telanjur emosi ia tetap menyerang MEF dengan golok.

"Saya awalnya dapat laporan kalau ada yang bawa sajam, makanya saya persiapkan sebelumnya buat jaga-jaga. Waktu itu saya menyerang korban dan kena tangan kanannya," aku Faisal saat dihadirkan dalam konferensi pers di Markas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Selasa (5/4/2022).

Faisal mengaku tidak terima bila ada perkumpulan pemuda antargang di Tambak Asri. Apalagi bila sampai kalah tawuran. Tapi setelah kejadian itu Faisal mengaku sempat ketakutan dan melarikan diri ke Sidoarjo. Di sana ia bersembunyi di rumah ibu tirinya.

"Iya, saya kabur ke ibu tiri saya. Ngumpet di sana," katanya.

Sebelumnya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Anton Elfrino Tristanto mengatakan, setelah polisi mengantongi identitas dan keberadaan pelaku polisi segera mengamankan pelaku. Dia bahkan dibekuk tidak sampai 1x24 jam.

Anton menjelaskan pihaknya segera memburu pelaku setelah mendapatkan rekaman video kejadian penganiayaan pada saat tawuran itu. Selain itu, ia juga mengumpulkan sejumlah keterangan dari para saksi di sekitar TKP.

"Setelah kami kumpulkan semua bukti dan keterangan, lalu kami peroleh keberadaan pelaku dan kami buru yang bersangkutan," kata Anton.

Dari sejumlah barang bukti dan keterangan yang ada Faisal merupakan provokator tawuran di kawasan Tambak Asri, Krembangan. Ia bahkan mengaku sudah merencanakan itu dan telah menyiapkan senjata tajam sebelum melakukan aksinya.

Anton menjelaskan, pelaku bisa ditangkap ketika lokasi persembunyiannya di Sidoarjo diketahui polisi. Faisal diamankan dari rumah yang dia sebut rumah ibu tirinya itu ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Selain menangkap pelaku, petugas juga mengamankan sebilah golok sepanjang 35 cm milik Faisal, sebuah jaket hoodie warna hitam, sebuah kemeja warna hijau milik korban, hingga sebuah celana jeans warna biru milik korban.

Akibat aksinya itu, pelaku akan dijerat dengan pasal 351 ayat 2 KUHP dan pasal 80 UU/35 dengan ancaman minimal 5 tahun penjara.



Simak Video "Serang & Busur Siswa Sekolah Lain, 18 Pelajar SMP di Makassar Diciduk"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/dte)