Sepeda Motor Milik Pewarta Surabaya Raib di Wonocolo

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Selasa, 15 Mar 2022 12:45 WIB
Motor jurnalis raib
Motor yang raib/Foto: Dokumen pribadi Sefri
Surabaya -

Nasib nahas menimpa jurnalis di Surabaya, Sefri Ilhamsyah. Ia hanya tertunduk lesu usai mengetahui sepeda motor Honda Vario 125 merah miliknya raib pada Selasa (15/3/2022) pagi.

Jurnalis salah satu media online di Surabaya itu mengaku, baru mengetahui motornya raib sekitar pukul 07.00 WIB. Ia memastikan, motor dengan nomor polisi L 3473 FG itu sudah terkunci dan berada di halaman rumahnya.

"Sudah saya kunci setir, pagar juga sudah saya kunci rapat," kata Sefri dengan lirih kepada detikJatim, Selasa (15/3/2022).

Sefri menjelaskan peristiwa ini diketahui pertama kali oleh istrinya, Ernawati (36). Saat itu, sang istri hendak menggunakan sepeda motor tersebut. Erna pun kaget bukan main saat mendapati motor yang kerap dikendarainya sudah tak berada di halaman rumahnya yang berlokasi di Jalan Wonocolo gang 3 nomor 26, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya.

Meski kesal, Sefri mengaku hanya bisa pasrah. Kini, ia berupaya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wonocolo Surabaya.

"Ini mau berangkat laporan kehilangan sama istri," ujar mantan reporter salah satu stasiun televisi di Surabaya itu.

Tak hanya itu, sejak sebulan lalu dirinya sudah mewanti-wanti istrinya untuk lebih hati-hati. Menurutnya, setiap menjelang Ramadan, selalu saja ada kejadian kriminal.

Bahkan, ia mengaku tak menyangka bakal menjadi salah satu sasaran para pencuri sepeda motor. Meski begitu, ia enggan menduga-duga atau mencurigai dan memilih untuk segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Wonocolo.

"Ilang nak ngarep omah, ambekan aku gak apal wong-wong kene (hilang di depan rumah, lagian saya juga gak hafal dengan orang-orang sini)," kata Sefri.

Sefri menjelaskan, ia telah mengingatkan kepada istrinya untuk meningkatkan kewaspadaan, baik saat di rumah mau pun di luar. Namun, peringatan itu seolah tak mempan dan sia-sia.

"Padahal aku wes ngomong, ate posoan ati-ati nak bojoku, pokoke wes tak wanti-wanti, eh lah kok malah kebobolan disikan (Padahal saya sudah bilang, mau puasa hati-hati ke istri saya, eh kok malah kecolongan duluan)," ujarnya.

Ia mengungkapkan, sepeda motor tersebut bakal digunakan untuk mudik dan berkendara saat Ramadan bersama keluarganya. Namun, kini hal tersebut hanya menjadi angan-angan belaka.

Sefri lantas mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan keamanan di rumah masing-masing. Pun saat bepergian, supaya mengawasi dan menyimpan barang-barang berharganya. Supaya, tidak menjadi sasaran kriminalitas di Surabaya.

Sefri juga berharap ada keajaiban. Dia ingin petugas kepolisian dapat segera menemukan kendaraan kesayangan sang istri tersebut. Sebab, motor ini kerap digunakan untuk aktivitas keluarga sehari-hari.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Wonocolo, AKP Ristitanto mengaku baru mengetahui hal tersebut. Dia mengatakan belum ada laporan masuk hingga saat ini.

"Belum ada laporan, Mas," tuturnya.

Polisi mengaku bakal meningkatkan patroli dan pengawasan. Dia juga mengimbau warga untuk segera melapor ke polisi terdekat bila mengalami atau menjadi korban kriminalitas. Supaya, petugas dapat segera menindaklanjutinya di lokasi.

"Tentu, kami akan patroli dan pengawasan, terutama saat menjelang subuh," pungkasnya.



Simak Video "Apes! Kepergok Warga, Maling Ini Malah Tinggalkan Motor Pribadinya"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/iwd)