Terungkap di Sidang, Vanessa Angel Berhenti 3 Kali di Tol Sebelum Kecelakaan

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Kamis, 27 Jan 2022 16:33 WIB
sidang tubagus joddy
Persidangan Tubagus Joddy (Foto: Enggran Eko Budianto)
Jombang -

Kasus kecelakaan yang menewaskan Vanessa Angel (27) dan suaminya Febri Andriansyah alias Bibi (31) memasuki tahap persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jombang. Dalam sidang perdana pagi tadi terungkap rombongan keluarga Vanessa sempat berhenti tiga kali sebelum kecelakaan terjadi di Tol Jombang-Mojokerto.

Informasi ini terungkap dalam sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umun (JPU), Adi Presetyo pukul 10.10 WIB. Sidang secara daring dipimpin Ketua Majelis Hakim Bambang Setiawan, serta hakim anggota Joni Mauluddin Saputra dan Sudirman dari Rungan Kusuma Atmadja PN Jombang.

Adi mengatakan rombongan keluarga Vanessa Angel bertolak dari Jakarta ke Surabaya pada Kamis 4 November 2021 sekitar pukul 05.00 WIB. Yakni dari rumah mendiang Vanessa di Perumahan Permata Mediterania, Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat.

Saat itu, rombongan keluarga Vanessa mengendarai mobil Mitsubishi Pajero Sport Dakar warna putih nopol B 1264 BJU. Tubagus Joddy (24) duduk di kursi pengemudi. Di sebelahnya adalah Bibi. Sedangkan Vanessa bersama putra dan pengasuh putranya duduk di kursi baris kedua.

"Terdakwa (Joddy) mengemudi sampai KM 80 ruas Tol Jakarta-Surabaya berhenti di rest area sekitar pukul 07.00 WIB untuk buang air kecil," kata Adi saat membacakan dakwaannya dari kantor Kejaksaan Negeri Jombang, Kamis (27/1/2022).

Selanjutnya, rombongan keluarga Vanessa Angel melanjutkan perjalanan ke Surabaya. Namun, kali ini giliran Bibi yang mengemudikan mobil. Suami Vanessa itu baru berhenti di KM 379 Tol Jakarta-Surabaya sekitar pukul 09.00 WIB. Mereka lebih dulu sarapan sekitar 45 menit di rest area.

Setelah sarapan, Bibi kembali mengemudikan mobilnya untuk melanjutkan perjalanan ke Surabaya. Karena mengantuk, ia menepi di KM 400 Tol Jakarta-Surabaya. Kali ini, giliran Joddy yang mengemudikan mobil mendiang Vanessa.

"Sekitar pukul 12.20 WIB saat terdakwa mengemudi di KM 555 ruas Tol Jakarta-Surabaya terdakwa menggunakan handphone untuk update instastrory dan WhatsApp milik terdakwa. Terdakwa juga mendapatkan pesan melalui aplikasi WhatsApp dari orang tua terdakwa yaitu saksi Tubagus Endang Lesmana, saat itu terdakwa membalas pesan orang tua terdakwa, ia masih mengemudikan mobil," terang JPU Adi.

Adi menjelaskan selama mengemudi dari KM 555 sampai lokasi kecelakaan di KM 672.300A, Joddy tidak memperhatikan rambu lalu lintas batas kecepatan maksimal 80 Km/Jam. Saat itu, terdakwa melaju dengan kecepatan sekitar 125 Km/Jam dengan kondisi mengantuk.

"Saat melintas di KM 672.300A saat itu terdakwa mengemudi dalam kondisi mengantuk berat dan dengan kecepatan kurang lebih 125 Km/Jam, kendaraan hilang kendali, terdakwa banting setir ke kiri sehingga menghantam pembatas jalan. Akibatnya mobil berputar arah dua kali dan berhenti pada posisi menghadap arah berlawanan," ungkap Adi.

Dalam sidang perdana yang selesai pukul 10.33 WIB, Joddy didakwa dengan pasal berlapis. Dakwaan pertama, ia dijerat dengan pasal 311 ayat 5 dan pasal 311 ayat (3) UU RI nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Sedangkan dalam dakwaan kedua, Joddy dijerat dengan pasal 310 ayat (4) dan pasal 310 ayat (3) UU RI nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Ia menerima dakwaan tersebut dan memilih tidak mengajukan eksepsi.

Vanesza Adzania alias Vanessa Angel (27) dan suaminya Febri Andriansyah alias Bibi (31) tewas dalam kecelakaan tunggal di KM 672+300A Astra Tol Jomo pada Kamis (4/11) sekitar pukul 12.30 WIB. Mobil Pajero Sport Dakar nopol B 1264 BJU yang mereka tumpangi menabrak barier di sisi kiri jalan.

Mobil sport warna putih itu dikemudikan Tubagus Joddy (24), warga Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Bogor. Vanesa dalam perjalanan dari Jakarta ke Surabaya bersama putranya, Gala Sky Andriansyah (1 tahun 7 bulan) dan pengasuh Gala, Siska Lorensa (21), warga Cililin, Bandung Barat.

Gala selamat dengan luka di mata kiri dan lecet di dahi kanan. Joddy hanya mengeluh nyeri pada pinggul. Sedangkan Siska menderita luka pada tangan, serta dua jari dan dua giginya patah.

Penyidik Satlantas Polres Jombang menetapkan Tubagus Joddy sebagai tersangka pada 10 November 2021. Ia dinilai lalai sehingga menyebabkan kecelakaan yang menewaskan Vanessa dan Bibi. Joddy dijerat dengan pasal 310 ayat (4) dan atau pasal 311 ayat (5) UU RI nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Keesokan harinya, Kamis (11/11), Joddy ditahan di Rutan Polres Jombang. Penyidik melakukan tahap 2 atau menyerahkan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Jombang pada Senin (10/1). Karena berkas penyidikan perkara kecelakaan maut itu dinyatakan lengkap (P21).



Simak Video "Respons Ayah Joddy Usai Anaknya Divonis 5 Tahun Penjara"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)