2 Pencuri di Pacitan yang Viral Ternyata Gasak HP Wisatawan Pantai Watukarung

Purwo Sumodiharjo - detikJatim
Senin, 24 Jan 2022 14:34 WIB
Kasat Reskrim Polres Pacitan AKP Dika Hadiyan Widya Wiratama
Kasat Reskrim Polres Pacitan AKP Dika Hadiyan Widya Wiratama (Foto: Purwo Sumodiharjo)
Pacitan -

Polisi mengamankan dua pelaku pencurian di Pacitan yang videonya viral. Lokasi kejadian adalah sebuah penginapan di kompleks Pantai Watukarung, Pringkuku. Keduanya masih diamankan di mapolres.

"Saudara T dan G saat ini sedang dalam pemeriksaan oleh penyidik," kata Kasat Reskrim Polres Pacitan AKP Dika Hadiyan Widya Wiratama menyebut inisial pelaku, Senin (24/1/2022).

Hasil pemeriksaan diketahui, kedua orang yang tinggal di Surakarta, Jateng itu berangkat ke Pacitan dengan naik motor Sabtu (22/1) pukul 22.00 WIB. Sasarannya adalah obyek wisata pantai yang terdapat banyak homestay yaitu Pantai Watukarung.

Setibanya di lokasi, mereka langsung beraksi dengan memanfaatkan kelengahan pengelola penginapan yang tertidur pulas. Sasarannya berupa 3 unit smartphone, sebagian sedang diisi daya. Pelaku T bertugas mengambil untuk selanjutnya diserahkan kepada G.

Apes, aksi T mengambil perangkat komunikasi tersebut membuat pengelola penginapan, Setiawan terbangun. Korban pun sigap bangkit dan berhasil melumpuhkan T dibantu warga. Sedangkan pelaku G yang membawa hasil curian berupa smartphone kabur.

"Korban bangun dan di sana korban berhasil menahan salah satu tersangka. Yakni saudara T yang berperan sebagai pemetik," terang Dika.

Tersangka T pun segera diserahkan ke aparat yang datang ke lokasi beberapa saat kemudian. Berikutnya, polisi dibantu TNI dan warga berusaha mengejar tersangka lain, yakni G yang diduga kuat bersembunyi di hutan.

"Syukur alhamdulillah pada pagi tadi (tersangka G) berhasil diamankan," imbuh Dika seraya menjelaskan jika G kembali dikeler untuk mencari barang bukti yang dibuang.

Kepada penyidik salah satu tersangka mengaku pernah melakukan aksi serupa di wilayah Solo. Aksi pencurian itu dilakukannya sekitar tahun 2002. "Jadi, residivis juga," papar Dika.

Dari tangan para tersangka polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain pisau silet dan ketapel. Alat pelontar batu itu sempat digunakan oleh tersangka untuk melawan saat hendak ditangkap petugas bersama warga.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 363 ayat 1 dan 4 tentang Pencurian dengan Pemberatan yang Dilakukan Bersama-sama. Jika terbukti bersalah mereka diancam hukuman maksimal 7 tahun penjara.



Simak Video "Aksi Polantas Malang Bantu Ibu Hamil Muda Sesak Napas"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)