Kadispendik Pasuruan Viral Ancam Mati LSM dan Wartawan Dilaporkan ke Polisi

Muhajir Arifin - detikJatim
Kamis, 20 Jan 2022 17:42 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Hasbullah
Hasbullah ketika berpidato dan mengeluarkan kalimat ancaman mati ke LSM dan wartawan (Foto: Tangkapan layar)
Pasuruan -

Hasbullah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, yang viral mengancam LSM dan wartawan dilaporkan ke polisi. Hasbullah dilaporkan Henry Sulfianto, salah satu wartawan di Pasuruan ke Polres Pasuruan.

Hasbullah dilaporkan atas dugaan tindak pidana sebagaimana diatur dalam pasal 28 UU ITE dan pasal 157 dan pasal 335 KUHP.

"Ada dugaan pencemaran nama baik, pengancaman, dan provokasi," kata Henry kepada wartawan, Kamis (20/1/2022).

Henry secara khusus menyoroti soal pernyataan Hasbullah yang mengucap ancaman 'mati' terhadap wartawan ketika berpidato di hadapan pegawai, guru, dan kepala sekolah.

"Itu sangat menyakitkan kami. Tidak relevan. Wartawan dilindungi undang-undang," kata Henry.

Henry berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti dan memroses Hasbullah sesuai ketentuan hukum.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Hasbullah, mengeluarkan kalimat ancaman mati kepada LSM dan wartawan. Kalimat itu ia keluarkan dalam sebuah pidato di depan para kepala sekolah dan jajarannya.

Video pidato Hasbullah dengan kalimat ancaman mati kepada LSM dan wartawan itu viral. Hasbullah mengakui sebagai orang yang berpidato dalam video itu.



Simak Video "Detik-detik Ketua LSM Tamperak Ditangkap, Sempat Ogah Diborgol"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)