Arti Kedutan Menurut Primbon Jawa, Benarkah Jadi Pertanda Sesuatu?

Arti Kedutan Menurut Primbon Jawa, Benarkah Jadi Pertanda Sesuatu?

Irma Budiarti - detikJatim
Selasa, 08 Sep 2026 17:00 WIB
Ilustrasi kedutan dan artinya menurut primbon Jawa.
Ilustrasi kedutan dan artinya menurut primbon Jawa. Foto: Gemini AI
Surabaya -

Pernah tiba-tiba merasakan kelopak mata bergerak sendiri atau bagian tubuh tertentu berdenyut tanpa disengaja? Kedutan biasanya hanya berlangsung sesaat. Namun, dalam kepercayaan masyarakat Jawa, gerakan kecil pada tubuh tersebut kerap dikaitkan dengan pertanda tertentu.

Dalam tradisi primbon Jawa, arti kedutan berbeda-beda berdasarkan bagian tubuh yang mengalaminya. Ada yang dipercaya menjadi pertanda rezeki, kebahagiaan, pertemuan dengan seseorang hingga kabar kurang menyenangkan. Lantas, apa saja arti kedutan menurut Primbon Jawa?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Arti Kedutan Menurut Primbon Jawa

Kedutan menjadi salah satu fenomena tubuh yang dalam tradisi Jawa kerap dikaitkan dengan firasat atau pertanda. Tafsirnya dapat berbeda berdasarkan bagian tubuh yang mengalami kedutan, mulai dari area mata, wajah, tangan hingga bagian tubuh lainnya. Berikut beberapa arti kedutan yang cukup populer.

1. Kedutan Mata Kiri Atas

Kedutan pada kelopak mata kiri bagian atas dipercaya sebagai pertanda akan mendapatkan kenikmatan yang berkecukupan. Tafsir ini kerap dikaitkan dengan datangnya sesuatu yang menyenangkan atau rezeki yang dapat mencukupi kebutuhan.

ADVERTISEMENT

Karena itu, kedutan mata kiri atas termasuk pertanda yang dianggap baik dalam Primbon Jawa. Namun, makna tersebut merupakan bagian dari kepercayaan tradisional dan bukan kepastian bahwa seseorang akan mendapatkan rezeki setelah mengalami kedutan.

2. Kedutan Mata Kiri Bawah

Berbeda dengan bagian atas, kedutan pada kelopak mata kiri bawah dipercaya sebagai pertanda akan mendapatkan kesedihan. Dalam tafsir primbon, kedutan pada area ini lebih banyak dikaitkan dengan kondisi emosional atau datangnya keadaan yang kurang menyenangkan.

Makna tersebut menjadi salah satu contoh bahwa kedutan dalam primbon tidak selalu dianggap sebagai pertanda baik. Selain rezeki dan kebahagiaan, kedutan pada bagian tubuh tertentu juga dipercaya menjadi alamat datangnya kesedihan atau kesulitan.

3. Kedutan Mata Kanan Atas

Kedutan pada kelopak mata kanan bagian atas dipercaya sebagai pertanda akan mendapatkan rezeki yang banyak. Tafsir ini menghubungkan kedutan dengan datangnya keuntungan atau sesuatu yang bernilai bagi seseorang. Makna tersebut termasuk salah satu tafsir kedutan mata yang banyak dikenal.

4. Kedutan Mata Kanan Bawah

Kedutan pada kelopak mata kanan bagian bawah dipercaya sebagai pertanda akan mendapatkan kemalangan. Tafsir ini berlawanan dengan kedutan mata kanan atas yang dikaitkan dengan rezeki. Dalam kepercayaan, perbedaan lokasi kedutan dapat menghasilkan pertanda berbeda meskipun masih berada di area mata yang sama.

5. Kedutan Sudut Mata Kanan

Kedutan pada sudut mata sebelah kanan dipercaya sebagai pertanda akan bertemu dengan pasangan. Makna ini membuat kedutan di sudut mata kanan kerap dikaitkan dengan urusan asmara atau hubungan dengan orang lain.

Dalam tafsir tradisional, kedutan tersebut dianggap sebagai alamat akan adanya pertemuan yang berkaitan dengan pasangan. Meski demikian, tafsir ini tetap merupakan bagian dari kepercayaan primbon dan bukan kepastian mengenai kehidupan seseorang.

6. Kedutan Sudut Mata Kiri

Sementara itu, kedutan pada sudut mata sebelah kiri dipercaya sebagai pertanda akan mengalami kemalangan. Dalam kepercayaan primbon Jawa, tafsir tersebut termasuk pertanda yang kurang baik bagi orang yang mengalaminya.

Makna ini juga menunjukkan bahwa lokasi kedutan yang berdekatan dapat memiliki tafsir berbeda. Jika sudut mata kanan dipercaya sebagai pertanda akan bertemu pasangan, sudut mata kiri justru dikaitkan dengan kemalangan.

7. Kedutan Telapak Tangan Kanan

Tidak hanya mata, telapak tangan juga memiliki tafsir dalam kepercayaan primbon Jawa. Kedutan pada telapak tangan kanan dipercaya sebagai pertanda akan mendapatkan sesuatu yang berkaitan dengan harta atau pemberian.

Namun, tafsir kedutan pada telapak tangan memang dapat berbeda berdasarkan sumber primbon yang digunakan. DetikJateng, misalnya, menemukan tafsir yang berbeda dari beberapa buku primbon, sehingga sumber rujukan perlu disebutkan secara jelas ketika menggunakan makna tertentu.

8. Kedutan Telapak Tangan Kiri

Kedutan pada telapak tangan kiri juga memiliki sejumlah tafsir dalam literatur primbon. Salah satu sumber yang membahasnya mengaitkan kedutan pada bagian ini dengan datangnya uang.

Perbedaan tafsir tersebut menunjukkan bahwa arti kedutan tidak selalu seragam. Maknanya dapat berubah bergantung pada sumber primbon atau literatur yang menjadi rujukan.

9. Kedutan Pipi Kanan

Kedutan pada pipi kanan dipercaya berkaitan dengan urusan pekerjaan. Dalam tafsir tradisional Jawa, kedutan pada bagian tersebut dianggap sebagai pertanda akan mendapatkan pekerjaan.

Karena itu, kedutan pipi kanan bagi sebagian masyarakat yang masih mempercayai primbon dapat dikaitkan dengan datangnya kesempatan atau perubahan dalam urusan pekerjaan.

10. Kedutan Pipi Kiri

Sementara itu, kedutan pada pipi kiri dipercaya memiliki makna yang kurang baik, yakni dikaitkan dengan datangnya sakit dari perantauan. Tafsir ini menjadi salah satu pertanda yang berhubungan dengan kondisi kurang menyenangkan.

Dalam kepercayaan Jawa, makna kedutan tidak hanya dikaitkan dengan rezeki atau keberuntungan. Beberapa bagian tubuh juga dipercaya memiliki tafsir yang berhubungan dengan sakit, kesedihan atau keadaan yang kurang baik.

Arti kedutan menurut Primbon Jawa merupakan bagian dari kepercayaan dan warisan budaya masyarakat Jawa. Berbagai tafsir mengenai kedutan, mulai dari pertanda rezeki, kebahagiaan, pertemuan hingga kesedihan, berkembang dalam literatur primbon dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Meski demikian, tafsir tersebut tidak dapat dijadikan kepastian mengenai apa yang akan terjadi pada seseorang. Kedutan tetap merupakan fenomena tubuh, sementara maknanya sebagai pertanda merupakan bagian dari kepercayaan dalam tradisi primbon Jawa.



(irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads