Fakta Unik Hari Valentine di Berbagai Negara

Fakta Unik Hari Valentine di Berbagai Negara

Eka Fitria Lusiana - detikJatim
Jumat, 06 Feb 2026 14:30 WIB
Fakta Unik Hari Valentine di Berbagai Negara
Ilustrasi hari Valentine. Simak tradisi dan fakta unik hari Valentine. Foto: Petra/Pixabay
Surabaya -

Hari Valentine atau hari kasih sayang yang diperingati setiap 14 Februari tidak hanya identik dengan cokelat dan bunga mawar, tetapi juga dirayakan dengan cara unik di berbagai negara di dunia.

Setiap negara memiliki tradisi khas dalam mengekspresikan cinta dan kasih sayang. Mulai dari pemberian hadiah, perayaan budaya, hingga ritual romantis yang sarat makna.

Beragam tradisi ini menjadikan hari Valentine sebagai fenomena global yang penuh warna, menarik, dan kaya cerita tentang budaya serta kebiasaan masyarakat setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejumlah Fakta Unik Valentine di Berbagai Negara

Fakta-fakta unik perayaan Valentine di berbagai negara pun kerap mencuri perhatian dan menjadi inspirasi bagi banyak orang. Dirangkum dari berbagai sumber berikut beberapa fakta uniknya.

1. St Valentine Bukan Hanya Satu Orang

Jika Valentine yang dikenal hari ini adalah nama dari santo pelindung atau St Valentine. Namun, sebenarnya ada dua nama pria Valentine yang menginspirasi hari liburan ini. Salah satunya adalah seorang pendeta di Roma abad ketiga.

ADVERTISEMENT

Seperti kisahnya, Valentine memang menentang larangan pernikahan oleh Kaisar Claudiud II, ia pun menikahkan pasangan secara ilegal semangat cinta hingga ditangkap dan dijatuhi hukuman mati.

Kisah lain menunjukkan bahwa Valentine dibunuh karena berusaha membantu orang kristen melarikan diri dari penjara di Roma, dan ia mengirim pesan Valentine di penjara dengan menulis surat bertanda "Dari Valentine Anda".

2. Kartu Valentine Pertama Dikirim pada Abad ke-15

Kartu Ucapan Valentine DayIlustrasi Kartu Ucapan Valentine Day Foto: Dok. iStock

Catatan tentang kartu Valentine telah ada sejak abad ke-15. Menurut sejarah, dahulu ada sebuah puisi yang ditulis oleh adipati pada abad pertengahan Prancis bernama Charles kepada istrinya, di tahun 1415.

Charles menulis kalimat romantis kepada kekasihanya saat ia dipenjara di Menara London. Salah satu baris puisi itu tercatat "Aku sudah muak dengan cinta, Valentine-ku yang sangat lembut".

3. Tradisi Memberikan Bunga Sudah Ada Sejak Abad ke-17

Toko bunga atau florist, buket bunga, karangan bungaIlustrasi buket bunga Foto: Daniel Spilka/Unsplash

Meski memberi mawar menjadi isyarat romantis pada Hari Valentine. Pada faktanya, tradisi ini telah ada sejak masa Raja Charles II dari Swedia yang mempelajari bahasa bunga.

Ia memasangkan bunga dengan makna tertentu dalam perjalanan ke Persia. Lalu, ia mengenalkan tradisi ini hingga ke Eropa. Tradisi ini telah populer selama di Era Victoria, khususnya di hari Valentine dengan mawar merah yang menjadi simbol cinta.

4. Hari Valentine Resmi pada 1300-an

Paus Gelasisus pada akhir abad ke 5 resmi menetapkan 14 Februari sebagai Hari St Valentine. Namun, pada Abad Pertengahan, liburan ini dikaitkan dengan cinta dan romansa.

5. Hari Valentine Berakar pada Festival Pangan Kuno

Meski Hari Valentine dipercaya memperingati kematian St Valentine pada 14 Februari. Namun, beberapa orang meyakini bahwa liburan ini berasal dari festival kesuburan Pagan yang dikenal Lupercalia, dirayakan pada 15 Februari di Roma Kuno.

Festival ini didedikasi untuk Faunus, dewa pertanian Romawi sekaligus pendiri Romawi Romulus dan Remus. Hari ini dirayakan dengan mengorbankan hewan dan memukul perempuan dengan kulit binatang. tradisi itu diyakini dapat mendorong kesuburan.

Tradisi Unik Hari Valentine dari Berbagai Negara

Hari Valentine juga dirayakan dengan tradisi unik di berbagai negara. Setiap budaya memiliki cara khas untuk mengekspresikan cinta, mulai dari ritual romantis hingga perayaan massal yang meriah. Keunikan ini menjadikan Valentine sebagai perayaan global yang penuh cerita menarik.

1. Amerika Serikat

makan malam valentineMakan malam valentine Foto: iStock

Perayaan Hari Valentine di Amerika Serikat diisi dengan kartu ucapan, bunga, dan cokelat. Biasanya, orang-orang akan merayakan Hari Valentine dengan makan malam romantis, mengirim kartu ucapan, dan memberikan hadiah.

2. Korea Selatan

Apa Boleh Muslim Makan Cokelat Hadiah Valentine? Ini Kata UlamaCokelat Valentine Foto: Getty Images/whitebalance.oatt

Korea Selatan juga merayakan Hari Valentine, tetapi dilaksanakan pada 14 April dengan nama "Black Day" yakni hari untuk orang yang masih single dan belum menikah. Perayaan ini seperti yang dilakukan di Amerika Serikat dengan memberi kartu ucapan, cokelat, dan bunga.

3. Filipina

Perayaan Valentine di Filipina justru populer dilaksanakan untuk pernikahan massal, di mana ratusan hingga ribuan pasangan akan menikah serempak. Biasanya, acara ini akan banyak disponsori oleh pemerintah sebagai bentuk pelayanan publik.

4. Prancis

Berbeda dengan Filipina, di Prancis perayaan Valentine dirayakan dengan cara romantis. Orang-orang akan merayakannya dengan makam malam, memberi hadiah, dan mengirim kartu ucapan.

Acara ini dilakukan pada tanggal 12 dan 14 Februari di desa kecil St Valentin di Prancis atau biasa dijuluki Desa Cinta. Sebab, rumah-rumah di sana berubah menjadi pusat romansa berhias mawar, pohon, catatan cinta, dan banyak lamaran pernikahan.

5. Miao, China

Di Miao China digelar Sister's Meal Festival, para wanita akan memasak berbagai hidangan nasi berwarna-warni yang dibungkus dengan sutra dan ditawarkan kepada para pelamar.

Nasib hubungan pelamar ditentukan dari barang yang ditemukan dalam beras. Mulai dari dua sumpit bermakna cinta, satu siung bawang berarti romansa telah berakhir, meski belum dimulai.

6. Denmark

Hari Valentine di Denmark identik dengan pemberian bunga putih atau biasa disebut snowdrops. Bunga ini akan diberikan kepada orang terkasih.

Selain itu, pria juga akan mengirimkan gaekkebrev yakni surat lelucon berisi puisi atau sajak lucu tanpa nama pengirim. Apabila sang penerima dapat menebak pengirimnya dengan benar, mereka akan menerima telur Paskah di akhir tahun.

7. Italia

Hari Valentine di Italia dirayakan dengan tradisi romantis,yakni dengan menggantungkan gembok cinta di jembatan sebagai simbol cinta abadi. Setelah berhasil menggantungkan gembok, kunci akan dilempar ke sungai di bawahnya. Tak hanya itu, pasangan juga menikmati makam malam romantis di restoran, sebab Hari Valentine dianggap sebagai hari khusus untuk cinta romantis.

8. Afrika Selatan

Tradisi Valentine di Afrika Selatan melibatkan perempuan yang mengenakan hati kertas di lengan mereka. Hati kertas itu ditulis nama kekasihnya. Tradisi ini terinspirasi dari festival Romawi Kuno.

9. Jepang

7 Jenis Cokelat Valentine di Jepang, Ada Cokelat Khusus Diri Sendiri!Ilustrasi Valentine di Jepang Foto: Getty Images/iStockphoto/kuppa_rock

Hari Valentine di Jepang dirayakan dengan cara unik, yakni para wanita justru memberi cokelat kepada pria yang mereka cintai. Namun, pada 14 Maret, ganti pihak pria yang membalasnya dengan memberikan hadiah kepada wanita yang mereka cintai. Perayaan tersebut dikenal dengan istilah White Day.

10. Wales Inggris

valentineIlustrasi Valentine di Inggris Foto: (Warner Bros. Studio Tour London)

Nah, perayaan di Wales Inggris justru unik. Di sana, detikers tidak akan menjumpai Hari Valentine pada 14 Februari. Sebab, orang-orang justru merayakan Saint Dwynen atau Hari Pelindung Pecinta Wales pada 25 Januari.

Hadiah romantis di tanggal tersebut adalah sendok cinta khas Wales. Pada awal abad ke-17, pria Wales akan menghias sendok kayu dengan ukiran rumit. Hal ini sebagai tanda cinta kepada pujaan hatinya.

Perayaan ini tidak hanya tentang pasangan, tetapi juga tentang keluarga, sahabat, dan orang-orang terdekat yang ingin dirayakan dengan cara istimewa.

Artikel ini ditulis Eka Fitria Lusiana, peserta magang PRIMA Kemenag di detikcom




(ihc/irb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads