Kesibukan di Pasar Bunga Kayoon Surabaya Jelang Valentine

Kesibukan di Pasar Bunga Kayoon Surabaya Jelang Valentine

Aprilia Devi - detikJatim
Jumat, 30 Jan 2026 18:00 WIB
Pasar Kayoon Surabaya
Kesibukan di Pasar Kayoon Surabaya jelang Valentine (Foto: Aprilia Devi/detikJatim)
Surabaya -

Menjelang Hari Valentine, kesibukan mulai terasa di Pasar Bunga Kayoon, Jalan Kayoon, Genteng, Surabaya. Pedagang optimistis lonjakan pembeli akan terjadi mendekati hari-H. Sebab, bunga kerap diidentikkan sebagai simbol untuk mengungkapkan kasih sayang.

Salah satu pedagang bunga di Pasar Bunga Kayoon, Ghofur (26) mengatakan, keramaian biasanya semakin terlihat jelang Valentine 14 Februari.

"Biasanya justru mepet-mepet itu semakin ramai, banyak yang beli berbagai jenis bunga," ujar Ghofur kepada detikJatim, Jumat (30/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ghofur menyebut, pada momen Valentine, penjualan bunga khususnya mawar akan mengalami peningkatan signifikan.

ADVERTISEMENT

"Kalau Valentine itu identik dengan mawar. Best seller-nya ya mawar," ucapnya.

Penjualan mawar sendiri biasanya dilakukan per tangkai dan mayoritas pembelinya dari wilayah Surabaya dan sekitarnya.

"Ratusan tangkai biasanya bisa terjual. Ada mawar merah, pink, putih. Lalu rangkaiannya biasanya dicampur krisan, macam-macam," tuturnya.

Pedagang bunga lainnya, Anto (30), juga mengungkapkan hal serupa. Ia menyebut mawar merah menjadi bunga paling laris jelang Valentine.

Bahkan, harga mawar merah jelang Valentine per tangkainya bisa naik. Normalnya, harga mawar merah sekitar Rp 5.000 per tangkai, sementara warna lain seperti putih dan pink berada di kisaran Rp 3.000 hingga Rp 4.000 per tangkai.

"Kalau mau Valentine biasanya naik. Bisa sampai Rp 7.000 per tangkai saat semakin mendekati hari H," ungkapnya.

Ia menambahkan, Pasar Bunga Kayoon sendiri biasanya buka setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga 21.00 WIB, termasuk akhir pekan.

Para pedagang pun berharap Valentine tahun ini membawa angin segar bagi penjualan bunga di Pasar Bunga Kayoon.

"Semoga penjualan bunga lebih ramai, meningkat di banding tahun-tahun sebelumnya," pungkasnya.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads