Balap Traktor 'Kerapan Sapi Jepang' Sambut Musim Tanam di Probolinggo

Balap Traktor 'Kerapan Sapi Jepang' Sambut Musim Tanam di Probolinggo

M Rofiq - detikJatim
Sabtu, 27 Des 2025 08:00 WIB
Balap Traktor Kerapan Sapi Jepang Sambut Musim Tanam di Probolinggo
Lomba balap traktor bertajuk 'Kerapan Sapi Jepang' di Probolinggo. (Foto: M Rofiq/detikJatim)
Probolinggo -

Para petani di Probolinggo menggelar lomba balap traktor yang dikenal dengan sebutan "Kerapan Sapi Jepang". Perlombaan ini menjadi cara para petani untuk menyambut datangnya musim tanam.

Kegiatan ini digelar di Desa Jangur, Kecamatan Sumberasih, Probolinggo. Kegiatan ini mendapatkan sambutan meriah dari masyarakat setempat. Istilah Sapi Jepang digunakan bukan tanpa alasan. Jika kerapan sapi tradisional memakai sapi sebagai tenaga utama, dalam lomba ini sapi digantikan mesin traktor sebagai simbol modernisasi pertanian.

Salah satu peserta lomba, Muhamad Arif mengatakan bahwa balap traktor ini menjadi hiburan tersendiri bagi petani setelah bekerja di sawah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini namanya Balap Sapi Jepang, Pak. Disebut begitu karena pakai mesin, bukan sapi. Traktornya ya bawa sendiri-sendiri. Tapi memang harus latihan juga. Mesinnya harus sip," katanya, Jumat (26/12/2025).

Menurut Arif, kegiatan ini mulanya hanya hiburan petani tetapi semakin ke mari kegiatan ini diharapkan bisa dikemas menjadi lebih besar dan menjadi daya tarik yang unik.

ADVERTISEMENT

"Kalau bisa ya ada lagi dan lebih oke. Harapannya nanti bisa sampai Piala Bupati," katanya.

Lomba balap traktor bertajuk 'Kerapan Sapi Jepang' di Probolinggo.Lomba balap traktor bertajuk 'Kerapan Sapi Jepang' di Probolinggo. (Foto: M Rofiq/detikJatim)

Sementara itu, Lutfi, Kepala Desa Jangur, Kecamatan Sumberasih menyampaikan bahwa event balap traktor ini direncanakan menjadi agenda tahunan desa.

"Hari ini kami jadikan desa sebagai tempat event, dan Alhamdulillah masyarakat sangat mendukung dan senang. Awalnya ini memang sakak pakai sapi, tapi sekarang dimodifikasi jadi modern. Sapinya diganti traktor," jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antarjoki traktor sekaligus memiliki manfaat pertanian.

"Ke depan kami ingin lomba balap traktor atau kerap sapi Jepang ini terus berlanjut. Selain hiburan, juga membantu mengemburkan tanah sawah," katanya.

Hal senada disampaikan Imam Syafii, Ketua Panitia Lomba Balap Traktor. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini sudah 2 kali digelar di Probolinggo dan selalu dilaksanakan menjelang musim tanam.

"Event ini biasanya kita adakan sambut musim tanam tiba. Tujuannya untuk menjalin silaturahmi antar petani. Dulu sakak pakai sapi untuk menggemburkan tanah, sekarang sudah zaman modern pakai traktor," terangnya.

Menurut Imam, balap traktor juga melatih keuletan dan keterampilan para joki dalam mengendalikan mesin pertanian. Dengan konsep unik dan bernuansa lokal, balap traktor 'Sapi Jepang' diharapkan mampu menjadi ikon baru hiburan rakyat sekaligus mendukung semangat modernisasi pertanian di Kabupaten Probolinggo.




(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads