Salah Satu Label yang Rilis Lagu 'Joko Tingkir Ngombe Dawet' Minta Maaf

Ardian Fanani - detikJatim
Jumat, 12 Agu 2022 20:45 WIB
Cak Percil menyanyikan lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet di YouTube One Nada.
Cak Percil menyanyikan lagu 'Joko Tingkir Ngombe Dawet' di YouTube One Nada. (Foto: tangkapan layar/Channel YouTube One Nada)
Banyuwangi -

Salah satu label rekaman yang merilis video lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet di YouTube, One Nada, meminta maaf. Label itu mengaku tidak tahu jika lagu yang diunggah di YouTube menyinggung banyak pihak.

"Mohon maaf kalau itu salah. Itu sebenarnya parikan Jowo. Tapi pencipta, pemilik syair lagu enggak mikir panjang," ujar Pemilik Label sekaligus Channel YouTube One Nada Wandra Restusiyan kepada detikJatim, Jumat (12/8/2022).

Wandra mengaku pihaknya tak menduga lagu itu akan menjadi polemik dan menyinggung banyak pihak. One Nada memang merilis lagu itu di YouTube, yang dinyanyikan oleh Cak Percil pelawak asal Jatim. Tapi Wandra memastikan bahwa bukan dirinya pencipta lagu itu.

"Lagu bukan ciptaan saya. Lagu ini viral di aplikasi TikTok sekitar 4 bulan lalu. Kami label tidak melihat bener apa tidak polemik itu," tambahnya.

Pihaknya mengaku terkadang seniman itu bebas untuk berkreasi. Namun musisi juga manusia. Sehingga kesalahan pun bisa saja terjadi dalam berkreasi.

"Seniman berkreasi itu bebas tapi kadang manusia gudangnya salah. Sehingga kadang musisi itu tidak memikirkan impaknya," tambahnya.

Wandra mewakili Label One Nada mengaku tidak ada niatan melakukan pelecehan nama seorang ulama. Karena lagu yang dia rilis di YouTube itu diniatkan sebagai seni untuk menghibur penonton.

"Tidak ada niatan dalam hati kami melakukan penghinaan ataupun pelecehan. Yang pasti itu murni seni," ujar pria yang saat ini sedang berbulan madu ini.

Sekadar diketahui, berbagai versi lagu Joko Tingkir ini diunggah oleh banyak Channel YouTube. Salah satunya juga dibawakan oleh Denny Cak Nan dengan format trio bersama Cak Sodiq dan Cak Percil.

Sebelumnya muncul penolakan lagu 'Joko Tingkir Ngombe Dawet' dari ulama, tokoh masyarakat, warga Lamongan dan anggota DPRD. Ulama menyebut penggunaan Joko Tingkir di lagu itu tidak pantas dan dianggap merendahkan sosok murid Raden Said atau Sunan Kalijaga.

Mereka tak terima nama guru ulama nusantara yang alim, kharismatik dan dihormati, diparodikan dalam lagu dangdut koplo. Apalagi, sosok Joko Tingkir punya kaitan erat dengan Presiden Keempat RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.



Simak Video "Ini Tampang Pelaku Onani di Depan Pendopo Banyuwangi"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)