Artefak Kayu Diduga Perahu Kuno di Ngawi Berbentuk Lesung

Sugeng Harianto - detikJatim
Rabu, 10 Agu 2022 20:52 WIB
Penemuan artefak kayu kuno di Ngawi
Penemuan artefak kayu kuno di Ngawi (Sugeng Harianto/detikJatim)
Ngawi -

Warga Desa Jogorogo, Ngawi dihebohkan dengan temuan artefak kayu yang diduga perahu kuno peninggalan zaman kerajaan. Kepala Desa setempat menyebutkan jika benda tersebut menyerupai sebuah lesung kayu.

"Mirip lesung bisa sih disebut," kata Kepala Desa Jogorogo, Yasin Nurhadi saat dikonfirmasi detikJatim Rabu (10/8/2022).

Menurut Yasin, artefak itu diketahui warga sejak lama. Dan kini bentuknya sudah banyak berubah karena dipotong warga. Saat itu warga belum berpikiran untuk memindahkan dan hanya dimanfaatkan untuk kayu bakar.

"Dulu belum berpikiran untuk mengevakuasi dan sebagian rusak di potong warga buat kayu bakar. Tapi saat ini ingin kita rawat karena kemungkinan benda ini dipercaya perahu mirip lesung. Zaman dahulu lesung untuk perahu ," ujar Yasin.

Dikatakan Yasin, kayu dengan panjang sekitar 8 meter tersebut akan dipindah dari sungai Andong itu ke area tanah yang ada batu besar berjarak sekitar 50 meter.

Warga mempercayai kayu tersebut dahulu merupakan perahu dan ditambatkan ke batu besar yang disebut warga watu lawang. Batu ini sendiri berada sekitar 50 meter dari penemuan di atas tanah milik Yasin.

"Ini kita evakuasi dari sungai Andong, ke dekat Watu Lawang (batu pintu) yang itu tanah saya sendiri jarak sekitar 50 meter," jelas Yasin.

Yasin mengaku penemuan itu akan dijadikan obyek wisata. Sehingga bisa membuat perekonomian warga sekitar meningkat.

"Insyaallah nanti kita tempatkan dekat dengan batu buat tempat liburan," tandas Yasin.

Sebelumnya, warga Dusun Tumpang, Desa Jogorogo, Ngawi, dihebohkan dengan temuan artefak kayu di sungai Andong. Benda tersebut diduga merupakan kayu perahu kuno zaman kerajaan.

"Betul jadi ada sebuah benda kayu kuno diduga peninggalan zaman kerajaan," kata Kepala Desa Jogorogo, Yasin Nurhadi saat dikonfirmasi detikJatim Rabu (10/8/2022).

Menurut Yasin, saat ditemukan artefak tersebut berbentuk balok kayu berukuran panjang sekitar 8 meter dan lebar 1,5 meter. Sedangkan bagian samping dan atas telah rusak terpotong.

"Bentuknya balok karena sebagian telah terpotong oleh warga yang sebelumnya tidak tahu dan digunakan kayu bakar," kata Yasin.

Atas temuan itu, Polsek Jogorogo dan Dinas Pariwisata telah datang dan memantau. "Kemarin Polsek dan Dinas Pariwisata sudah datang untuk memantau," tutur Yasin.



Simak Video "Lebanon Serahkan 337 Artefak Kuno ke Irak"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/iwd)