Yuk Kenal Lebih Dekat dengan 6 Suku Jawa Timur

Revica Jausafadlina - detikJatim
Kamis, 10 Mar 2022 18:18 WIB
Suku Tengger Disebut Keturunan Terakhir Kerajaan Majapahit
Kawasan Suku Tengger di Probolinggo (Foto file: M Rofiq/detikJatim)
Surabaya -

Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak pulau. Salah satu pulau dengan penduduk terpadat menurut Badan Pusat Statistik (BPS) yakni Pulau Jawa.

Ternyata ada beberapa suku yang mendiami Pulau Jawa, khususnya Jawa Timur! Kenalan dengan suku-suku asli yang ada di Jawa Timur, yuk:

1. Suku Jawa

Seperti namanya, suku Jawa Timur ini menjadi suku terbesar di Pulau Jawa. Suku Jawa ada di tiga provinsi besar seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta.

Masyarakat Suku Jawa dikenal dengan sebutan Wong Jowo. Suku Jawa menggunakan bahasa Jawa saat berkomunikasi.

2. Suku Madura

Suku Madura berasal dari Madura dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Masyarakat Suku Madura disebut juga Oreng Medhura, bahasa sehari-hari yang digunakan oleh suku Madura adalah Bahasa Madura.

3. Suku Osing

Suku Osing adalah campuran suku Jawa yang tinggal dan menjadi penduduk asli wilayah Banyuwangi, Jawa Timur. Masyarakat suku Osing dikenal dengan sebutan Wong Blambangan. Untuk kesehariannya, suku Osing menggunakan bahasa Osing atau campuran Bahasa Bali.

4. Suku Tengger

Suku Tengger merupakan suku Jawa Timur campuran dari suku Jawa dan bertempat tinggal di wilayah Pegunungan Tengger, kawasan Bromo dan Semeru. Umumnya, masyarakat suku Tengger menganut ajaran Hindu Jawa atau Budha Tengger.

5. Suku Bawean

Suku Bawean ini suku Jawa Timur kelompok kecil masyarakat Melayu yang berasal dari Pulau Bawean. Siapa sangka Bawean ini sering disebut Pulau Putri loh, karena banyak pria muda yang merantau ke Pulau Jawa atau ke luar negeri. Kata Bawean berasal dari bahasa sansekerta yang artinya ada sinar matahari.

6. Suku Samin

Suku Samin ini suku Jawa Timur yang mendiami wilayah Bojonegoro, Tuban, Jawa Timur. Termasuk tersebar di wilayah Blora Jawa Tengah. Ajaran Samin yang disebut Saminisme, adalah keturunan para pengikut Samin Surosentiko yang mengajarkan Sedulur Sikep. Dulu, ajaran ini membuat orang suku Samin dianggap kurang pintar dan sinting.



Simak Video "Warga Tengger Bromo Jalani Tapa Brata Penyepian dengan Khidmat"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/hil)