Harga Sembako Jatim Hari Ini: Minyak Goreng, Gas Elpiji, Rawit Naik Terus

Harga Sembako Jatim Hari Ini: Minyak Goreng, Gas Elpiji, Rawit Naik Terus

Mira Rachmalia - detikJatim
Rabu, 21 Okt 2026 09:35 WIB
Pemerintah mewaspadai potensi kenaikan harga sejumlah bahan pangan di tengah fenomena El Nino yang dapat memengaruhi produksi dan pasokan komoditas. Cabai rawit, cabai merah, dan daging ayam ras menjadi beberapa komoditas yang perlu mendapat perhatian karena berpotensi mengalami tekanan harga. Kondisi ini menjadi perhatian untuk menjaga stabilitas harga pangan dan daya beli masyarakat.
Ilustrasi cabai rawit merah di pasar. Foto: A.Prasetia/detikcom
Surabaya -

Harga sembako di Jawa Timur (Jatim) terus mengalami fluktuasi dari hari ke hari. Pada hari ini minyak goreng kemasan premium, daging ayam kampung, cabai rawit, gas elpiji 3 kg naik, beras medium, minyak goreng curah, daging dan telur ayam ras, telur ayam kampung, bawang merah, bawang putih turun.

Memantau harga sembako setiap hari menjadi hal yang tak boleh diabaikan. Selain membantu masyarakat dalam mengatur belanja harian, informasi ini juga penting untuk menjaga kestabilan pengeluaran rumah tangga agar tidak membengkak di tengah situasi harga yang tidak menentu.

Update Harga Sembako 21 Oktober 2026

Sembako adalah singkatan dari sembilan bahan pokok. Sembako merupakan kebutuhan dasar yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan gizi dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sembilan jenis kebutuhan pokok masyarakat tersebut terdiri dari beras, gula pasir, minyak goreng dan mentega, daging sapi dan daging ayam, telur ayam, susu, bawang merah dan bawang putih, gas elpiji dan minyak tanah, serta garam.

Selain sembilan bahan pokok tersebut, harga kebutuhan dapur yang tidak kalah penting adalah cabai. Berikut daftar harga sembako terbaru di Jawa Timur Rabu 21 Oktober 2026, dirangkum dari sistem informasi ketersediaan dan perkembangan harga bahan pokok (Siskaperbapo) di Jawa Timur.

ADVERTISEMENT
  • Beras Premium: Rp 15.106/kg
  • Beras Medium: Rp 12.845/kg
  • Gula kristal putih: Rp 17.477/kg
  • Minyak goreng curah: Rp 20.061/kg
  • Minyak goreng kemasan premium: Rp 22.274/liter
  • Minyak goreng kemasan sederhana: Rp 18.705/liter
  • Minyak goreng Minyakita: Rp 15.923/liter
  • Daging sapi paha belakang: Rp 134.186/kg
  • Daging ayam ras: Rp 37.258/kg
  • Daging ayam kampung: Rp 70.924/kg
  • Telur ayam ras: Rp 24.176/kg
  • Telur ayam kampung: Rp 42.694/kg
  • Susu kental manis merek Bendera: Rp 12.712 370 gr/kl
  • Susu kental manis merek Indomilk: Rp 12.512 370 gr/kl
  • Susu bubuk merek Bendera: Rp 41.388 400 gr/dos
  • Susu bubuk merek Indomilk: Rp 41.194 400 gr/dos
  • Garam bata: Rp 1.465
  • Garam halus: Rp 9.625/kg
  • Cabai merah keriting: Rp 51.863/kg
  • Cabai merah besar: Rp 43.838/kg
  • Cabai rawit merah: Rp 64.029/kg
  • Bawang merah: Rp 26.780/kg
  • Bawang putih: Rp 28.451/kg
  • Gas elpiji: Rp 20.073

Berdasarkan harga sembako di Jawa Timur hari ini, minyak goreng kemasan premium naik Rp 246 atau 1,12%, daging ayam kampung naik Rp 893 atau 1,28%, cabai rawit merah naik 2.508 Rp 4,08%, gas elpigi naik Rp 212 atau 1,07%.

Beras medium turun Rp 169 atau 1,30 persen, minyak goreng curah turun Rp 444 atau 2,17%, daging ayam ras turun Rp 193 atau 0,52%, telur ayam ras turun Rp 77 atau 0,32%, telur ayam kampung turun Rp 3.093 atau 6,76%, bawang merah turun Rp 501 atau 1,84%, bawang putih turun Rp 245 atau 0,86%.

Faktor Perubahan Harga Sembako

Perubahan harga sembako dipengaruhi berbagai faktor. Mulai dari biaya produksi, kebijakan pemerintah, kurs, hingga cuaca. Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi naik dan turunnya harga sembako.

  • Jika permintaan meningkat, tapi penawaran tetap atau berkurang, harga cenderung naik. Sebaliknya, jika penawaran lebih banyak daripada permintaan, harga bisa turun.
  • Cuaca ekstrem, bencana alam, atau perubahan musim dapat mempengaruhi produksi pertanian. Kekurangan pasokan akibat cuaca buruk menyebabkan kenaikan harga.
  • Kebijakan impor, subsidi, pajak, atau regulasi lain yang dikeluarkan pemerintah dapat mempengaruhi harga sembako. Misalnya, pembatasan impor atau perubahan pajak.
  • Kenaikan harga bahan baku, pupuk, bahan bakar, atau upah pekerja dapat meningkatkan biaya produksi dan transportasi, yang mempengaruhi harga sembako.
  • Fluktuasi nilai tukar mata uang, terutama jika bahan pokok diimpor, dapat mempengaruhi harga. Depresiasi mata uang lokal akan membuat harga barang impor lebih mahal.
  • Inflasi tinggi cenderung menyebabkan kenaikan harga sembako karena meningkatnya biaya barang dan jasa.
  • Kondisi ekonomi yang tidak stabil dapat memperburuk situasi.
  • Masalah rantai distribusi seperti kemacetan, pemogokan, atau masalah logistik lainnya bisa menyebabkan keterlambatan pengiriman, mengurangi pasokan, dan harga naik.

Berbagai faktor ini mempengaruhi harga sembako sering kali berubah-ubah, sehingga memerlukan pengawasan serta kebijakan yang tepat untuk menjaga stabilitas pasar. Harga sembako juga bisa berbeda-beda di setiap pasar. Harga di atas merupakan harga rata-rata di Jawa Timur.



(/irb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads