360 Travel Umroh Dipantau Kemenhaj Jatim

360 Travel Umroh Dipantau Kemenhaj Jatim

Esti Widiyana - detikJatim
Selasa, 20 Okt 2026 16:30 WIB
Kakanwil Kemenhaj Jatim, Mahmudi.
Kakanwil Kemenhaj Jatim, Mahmudi (Foto: Esti Widiyana/detikJatim)
Surabaya -

Kakanwil Kemenhaj Jatim, Mahmudi, menyebut ada sekitar 360 biro travel umrah yang sedang dipantau. Biro yang terbukti melakukan penyimpangan terancam dicabut izinnya.

"Kemarin kita sudah menemukan biro di Probolinggo ya, itu kantornya itu enggak ada pegawainya dan dikunci. Ini saya pantau dalam hitungan bulan depan ndak ada gerakan, akan kami cabut izinnya," kata Mahmudi kepada wartawan di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Selasa (20/10/2026).

Mahmudi menyebut lebih dari 300 biro travel umrah yang masuk dalam pemantauan Kemenhaj Jatim. Kepala kantor Kemenhaj di kabupaten/kota juga diminta mengawasi aktivitas PPIU, termasuk jumlah jemaah yang diberangkatkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jawa Timur ini ada sekitar 300-an. Tentang PPIU atau biro perjalanan umrah itu sekitar 360-an biro travel PPIU yang kita pantau," ujarnya.

Meski demikian, Mahmudi menegaskan banyak PPIU resmi yang menjalankan usaha dengan baik. Ia mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap biro travel umrah yang menawarkan harga murah di luar kewajaran.

ADVERTISEMENT

"Itu sudah ndak benar. Peran masyarakat, harapan kami bisa ikut membantu kalau ada biro perjalanan umrah yang ada tawaran murah, segera sampaikan ke kami. Ada hotline juga, aduan itu segera kami akan tindak lanjuti karena sudah bentuk tim PPNS, penyidik pegawai negeri sipil kami yang sudah saya bentuk tim untuk kalau ada kejadian segera meluncur," jelasnya.

"Dan tentunya kita juga tidak main-main bagi biro yang menyalahgunakan akan kita bawa ke ranah APH, dan tentunya izinnya tetap akan kita cabut," tambahnya.

Selain itu, dalam waktu dekat Kanwil Kemenhaj Jatim bakal punya pos aduan atau pelayanan di bandara internasional. Karena berdasarkan laporan, beberapa jamaah kebingungan saat tiba di bandara namun tidak ada travel umrohnya di sana.

"Kalau ada menemukan biro perjalanan yang yang begitu menyimpang, tentunya kami tidak segan-segan untuk membawa ke APH. Tentunya kalau sudah terbukti dan tentunya ada korban, kami betul-betul akan cabut izinnya. Itu sudah jelas itu," pungkasnya.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads