Sejumlah harga bahan pokok dan komoditas di Pasar Kepanjen, Kabupaten Malang relatif stabil. Bahkan, harga daging sapi masih dijual sebesar Rp 135 ribu per kilogram, meskipun stok ternak sapi menipis.
Pantauan detikJatim di Pasar Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (14/8/2026), pagi, harga daging sapi disebut pedagang tak mengalami perubahan sejak beberapa hari terakhir.
"Kalau harganya tetap Rp 135 ribu per kilo, itu relatif stabil. Gak pernah di sini (Pasar Kepanjen) mengalami kenaikan," ujar Hj Siti Mariam, penjual daging sapi di Pasar Kepanjen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski harga stabil, Siti Mariam mengungkapkan sulitnya jagal mendapatkan ternak sapi untuk dipotong. Kondisi itu disebut terjadi pasca Hari Raya Idul Adha.
"Sapinya yang sulit, gak ada stok untuk dipotong. Kalau ada harganya mahal. Jadi jagal sapi yang saat ini kesulitan cari ternak sapi untuk dipotong," bebernya.
Siti Mariam juga mengeluhkan turunnya daya beli masyarakat saat ini. Dalam sehari dirinya hanya mampu menjual 50 kilogram daging sapi.
Jika sebelumnya, ketika kondisi pasar ramai pembeli. Ia dapat menjual lebih dari 1 kuintal daging sapi. "Sekarang kalau ada pesanan, baru bisa menjual dengan jumlah banyak," tegasnya.
Bukan hanya daging sapi, sejumlah harga komoditas seperti cabai rawit, cabai besar maupun bawang merah dan bawang putih serta sayuran relatif normal di Pasar Kepanjen.
Fitri penjual aneka komoditas di Pasar Kepanjen menyampaikan, bahwa harga cabai rawit hari ini dijual sebesar Rp 45 ribu per kilo, cabai besar Rp 36 ribu per kilonya.
"Bawang merah Rp 28 ribu, normal saja kalau disini harganya. Yang naik itu harga ayam serta daging sapi," ucapnya ditemui terpisah.
Sementara pedagang lain juga menyebut harga sayuran tetap normal, seperti sawi putih hanya dibandrol sebesar Rp 7 ribu, wortel Rp 15 ribu.
"Tidak ada yang naik, semua masih normal," kata Lutfi pedagang lain.
(auh/hil)
