Gas Elpiji 3 Kg Naik Lagi, Cek Harga Sembako Jatim Hari Ini

Gas Elpiji 3 Kg Naik Lagi, Cek Harga Sembako Jatim Hari Ini

Irma Budiarti - detikJatim
Minggu, 28 Jun 2026 09:30 WIB
Simak harga sembako Jatim hari ini
Simak harga sembako Jatim hari ini. Foto: Eka Fitria Lusiana/detikJatim
Surabaya -

Harga sembako di Jawa Timur (Jatim) terus mengalami fluktuasi dari hari ke hari. Pada hari ini, gas elpiji 3 kg, cabai rawit, daging sapi naik, daging dan telur ayam kampung, bawang merah, bawang putih, Minyakita turun.

Memantau harga sembako setiap hari menjadi hal yang tak boleh diabaikan. Selain membantu masyarakat dalam mengatur belanja harian, informasi ini juga penting untuk menjaga kestabilan pengeluaran rumah tangga agar tidak membengkak di tengah situasi harga yang tidak menentu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Update Harga Sembako 28 Juni 2026

Sembako adalah singkatan dari sembilan bahan pokok. Sembako merupakan kebutuhan dasar yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan gizi dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

ADVERTISEMENT

Sembilan jenis kebutuhan pokok masyarakat tersebut terdiri dari beras, gula pasir, minyak goreng dan mentega, daging sapi dan daging ayam, telur ayam, susu, bawang merah dan bawang putih, gas elpiji dan minyak tanah, serta garam.

Selain sembilan bahan pokok tersebut, harga kebutuhan dapur yang tidak kalah penting adalah cabai. Berikut daftar harga sembako terbaru di Jawa Timur, Minggu 28 Juni 2026 pukul 09.11 WIB, dirangkum dari sistem informasi ketersediaan dan perkembangan harga bahan pokok (Siskaperbapo) di Jawa Timur.

  • Beras Premium: Rp 15.011 per kg
  • Beras Medium: Rp 12.992 per kg
  • Gula Kristal Putih: Rp 17.271 per kg
  • Minyak Goreng Curah: Rp 20.573 per kg
  • Minyak Goreng Kemasan Premium: Rp 21.863 per liter
  • Minyak Goreng Kemasan Sederhana: Rp 18.815 per liter
  • Minyak Goreng Minyakita: Rp 16.204 per liter
  • Daging Sapi Paha Belakang: Rp 126.655 per kg
  • Daging Ayam Ras: Rp 31.295 per kg
  • Daging Ayam Kampung: Rp 67.952 per ekor
  • Telur Ayam Ras: Rp 24.312 per kg
  • Telur Ayam Kampung: Rp 44.509 per kg
  • Susu Kental Manis Merk Bendera: Rp 12.385 per 370 gr
  • Susu Kental Manis Merk Indomilk: Rp 12.544 per 370 gr
  • Susu Bubuk Merk Bendera (Instant): Rp 40.996 per 400 gr
  • Susu Bubuk Merk Indomilk (Instant): Rp 40.665 per 400 gr
  • Cabai Merah Keriting: Rp 33.592 per kg
  • Cabai Merah Besar: Rp 32.703 per kg
  • Cabai Rawit Merah: Rp 43.196 per kg
  • Bawang Merah: Rp 39.419 per kg
  • Bawang Putih Sinco/Honan: Rp 34.368 per kg
  • Garam Bata: Rp 2.136 per buah
  • Garam Halus: Rp 9.407 per kg
  • Gas Elpiji 3 Kg: Rp 20.278 per kg

Berdasarkan harga rata-rata sembako di Jawa Timur hari ini, gas elpiji 3 kg naik Rp 412 atau 2,07%, cabai rawit merah naik Rp 1.324 atau 3,16%, dan daging sapi paha belakang naik Rp 1.164 atau 0,93%.

Komoditas yang mengalami penurunan meliputi daging ayam kampung turun Rp 2.240, telur ayam kampung turun Rp 1.693, serta bawang putih turun Rp 792 dan bawang merah turun Rp 514, Minyakita juga terpantau turun Rp 118.

Faktor Perubahan Harga Sembako

Perubahan harga sembako dipengaruhi berbagai faktor. Mulai dari biaya produksi, kebijakan pemerintah, kurs, hingga cuaca. Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi naik dan turunnya harga sembako.

  • Jika permintaan meningkat, tapi penawaran tetap atau berkurang, harga cenderung naik. Sebaliknya, jika penawaran lebih banyak daripada permintaan, harga bisa turun.
  • Cuaca ekstrem, bencana alam, atau perubahan musim dapat mempengaruhi produksi pertanian. Kekurangan pasokan akibat cuaca buruk menyebabkan kenaikan harga.
  • Kebijakan impor, subsidi, pajak, atau regulasi lain yang dikeluarkan pemerintah dapat mempengaruhi harga sembako. Misalnya, pembatasan impor atau perubahan pajak.
  • Kenaikan harga bahan baku, pupuk, bahan bakar, atau upah pekerja dapat meningkatkan biaya produksi dan transportasi, yang mempengaruhi harga sembako.
  • Fluktuasi nilai tukar mata uang, terutama jika bahan pokok diimpor, dapat mempengaruhi harga. Depresiasi mata uang lokal akan membuat harga barang impor lebih mahal.
  • Inflasi tinggi cenderung menyebabkan kenaikan harga sembako karena meningkatnya biaya barang dan jasa.
  • Kondisi ekonomi yang tidak stabil dapat memperburuk situasi.
  • Masalah rantai distribusi seperti kemacetan, pemogokan, atau masalah logistik lainnya bisa menyebabkan keterlambatan pengiriman, mengurangi pasokan, dan harga naik.

Berbagai faktor ini mempengaruhi harga sembako sering kali berubah-ubah, sehingga memerlukan pengawasan serta kebijakan yang tepat untuk menjaga stabilitas pasar. Harga sembako juga bisa berbeda-beda di setiap pasar. Harga di atas merupakan harga rata-rata di Jawa Timur.



(irb/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads