Kenaikan harga cabai rawit semakin tak terkendali di pasar tradisional Kota Malang. Hari ini harga cabai rawit tembus Rp 100 ribu per kilogram.
Seperti disampaikan Isnaini salah satu pedagang di Pasar Klojen, Kota Malang. Ia menyebut harga cabai rawit terus merangkak naik dalam beberapa hari terakhir.
"Tiap hari ini, sekarang Rp 100 ribu harga cabai rawit. Kemarin Rp 90 ribu per kilonya," ujar Isnaini ditemui wartawan, Sabtu (30/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan hanya cabai rawit, kenaikan harga juga terjadi terhadap komoditas lain seperti bawang merah yang hari ini tembus mencapai Rp 60 ribu per kilogram.
Lain halnya dengan harga bawang putih yang cenderung stabil beberapa waktu terakhir yakni sebesar Rp 35 ribu sampai dengan Rp 40 ribu perkilogram.
Kenaikan harga komoditas juga dibenarkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa usai melakukan sidak langsung sejumlah bahan pokok di pasar tradisional wilayah Kota Malang.
Menurut Khofifah dia menemukan harga cabai rawit tembus Rp120 ribu per kilogram di Pasar Klojen. Selain itu, ia juga mendapati pasokan beras medium program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Minyakita sudah lama tidak tersedia di sejumlah pasar.
Menurut Khofifah, kondisi ini menjadi perhatian serius bagi Pemprov Jatim maupun Pemkot Malang. Sebab, Pasar Klojen merupakan salah satu pasar rujukan dalam Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo).
"Pasar Klojen ini salah satu pasar yang menjadi referensi Siskaperbapo. Jadi harga-harga sembako di sini tiap hari kita update dinamikanya. Ini menjadi catatan penting bagi kami, baik dari Pemprov maupun Kota Malang," kata Khofifah terpisah.
Selain minyak goreng dan beras, Khofifah juga turut mencatat kenaikan harga bawang merah dan cabai rawit yang dinilai berpotensi memicu inflasi daerah. Ia menyebut harga bawang merah yang sebelumnya berada di kisaran Rp35 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp65 ribu per kilogram.
Meski ditemukan harga cabai rawit cukup tinggi di Pasar Klojen, di beberapa pasar lain di Kota Malang masih ditemukan harga Rp80 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram.
"Artinya kerja sama antar daerah ini menjadi penting. Jadi kira-kira komoditas apa yang menjadi penyebab potensi inflasi, itu yang bisa dilakukan langkah mitigatif dan antisipatif bersama," ungkap Khofifah.
