Harga ikan air tawar di Lamongan, anjlok dalam dua pekan terakhir. Penurunan bahkan mencapai lebih dari 50 persen akibat panen raya yang terjadi bersamaan dengan kondisi cuaca buruk.
Pantauan di Pasar Ikan Lamongan, harga sejumlah komoditas ikan budidaya seperti mujair, tombro, hingga udang vaname turun drastis. Kondisi ini membuat petani ikan hingga pengepul mengeluhkan pendapatan yang merosot tajam.
Salah satu pengepul ikan, Gita Dwi Amelia mengatakan, penurunan harga terjadi hampir di semua jenis ikan air tawar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harga ikan sekarang anjlok. Mujair hanya Rp 8.000 sampai Rp 12.000, padahal normalnya bisa Rp 18.000 untuk ukuran tanggung. Tombro juga sama, sekarang di kisaran Rp 8.000 sampai Rp 13.000," kata Gita saat ditemui di Pasar Ikan Lamongan, Jumat (23/4/2026).
Menurut Gita, anjloknya harga dipicu melimpahnya stok ikan dari petani tambak saat panen raya. Sementara itu, permintaan pasar tidak mampu mengimbangi pasokan yang tinggi. "Sudah sekitar seminggu lebih turunnya cukup parah. Ini memang musim panen, jadi stok banyak tapi pembeli tidak sebanding," tambahnya.
Hal senada disampaikan petani ikan, Ari Palupi. Ia mengaku merugi akibat harga jual yang terlalu rendah, ditambah kualitas ikan yang menurun karena terdampak banjir.
"Semua ikan turun. Ikan mas sekarang cuma Rp 6.000 sampai Rp 7.000. Mujair kecil malah cuma Rp 3.000 sampai Rp 5.000. Jelas rugi, apalagi kemarin tambak terdampak banjir, ikan tidak bisa besar maksimal," keluh Ari.
Sementara itu, Kepala UPT Pasar Ikan Lamongan, Wahyono, membenarkan adanya tren penurunan harga dalam dua pekan terakhir. "Banyak petani dan pedagang mengeluh. Ini sudah sekitar 15 hari. Penyebabnya karena panen raya bersamaan, sehingga suplai melimpah tapi tidak semua bisa terserap pasar," jelas Wahyono.
Ia juga menyoroti banyaknya ikan berukuran kecil yang beredar di pasaran. Hal ini dipengaruhi kondisi tambak yang sempat terendam banjir sehingga pemupukan tidak optimal.
"Kalau stok terlalu banyak, harga bisa jatuh drastis. Pagi masih Rp 15.000, siang bisa turun sampai Rp 3.000," pungkasnya.
Para pelaku usaha perikanan berharap harga ikan bisa kembali stabil, meski kenaikan signifikan diperkirakan baru terjadi menjelang akhir tahun. Naiknya harga ikan, menurut petani, bisa sedikit menolong mereka yang baru saja dilanda banjir.
