Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Timur, Said Abdullah, optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat menembus angka di atas 5 persen. Menurutnya, target tersebut bisa tercapai jika pemerintah mampu melakukan penajaman prioritas program secara tepat.
"Walau Bank Dunia prediksi (pertumbuhan ekonomi Indonesia) 4,7 persen, saya yakin 5,4 persen," kata Said usai menghadiri Halal Bihalal PDIP Jatim di Hotel Shangri-La Surabaya, Minggu (12/4/2026).
Said menjelaskan, pemerintah pusat saat ini terus melakukan penajaman program prioritas agar anggaran tidak terbuang sia-sia. Selain itu, langkah efisiensi juga terus dilakukan dalam pengelolaan keuangan negara.
"Pemerintah kita dari sisi APBN sedang melakukan mitigasi, kebetulan saya sebagai Ketua Banggar (DPR RI) sudah melakukan mitigasi, penajaman prioritas, melakukan efisiensi," jelasnya.
Menurutnya, ekonomi Indonesia tumbuh di atas prediksi bank dunia masih terbuka lebar sehingga dirinya mengaku optimis.
"Dan insya Allah saya yakin walau Bank Dunia memprediksi kita 4,7 persen (pertumbuhan ekonomi), saya masih berketetapan hati asumsi makro APBN bisa dicapai 5,4 persen," tambahnya.
Meski demikian, Said mengingatkan pemerintah untuk tetap waspada terhadap sejumlah risiko global, terutama potensi depresiasi nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian dunia akibat konflik di Timur Tengah.
"Walaupun tentu di sana sini pemerintah perlu waspada, khususnya terhadap depresiasi rupiah," tandasnya.
Simak Video "DPD PDIP Jatim Gelar Peringatan Nuzulul Quran, Said Abdullah Santuni Anak Yatim dan Dhuafa"
(ihc/abq)