DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Timur menggelar acara Halalbihalal di Hotel Shangri-La Surabaya, Minggu (12/4). Halalbihalal ini dalam rangka silaturahmi Lebaran 2026.
Ketua DPD PDIP Jatim Said Abdullah menekankan dua hal kepada kader yang hadir. Salah satunya soal tujuan dan target PDIP di Jatim ke depannya.
"Saya hanya ingin menyampaikan dua hal pada bulan ibadah di bulan Syawal untuk kita di Jawa Timur. Yang pertama tentu siapa kita di Jawa Timur, untuk apa kita di Jawa Timur, bagaimana keberadaan kita di Jawa Timur, dan bagaimana perjuangan ke depan yang ingin dicapai di Jawa Timur," kata Said dalam sambutannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Said kemudian menyebut di era post truth ini, banyak manusia terjebak dalam dilema antara kebenaran dan kebohongan. Ia menekankan kader PDIP untuk bisa jernih menerima setiap informasi yang beredar di sosial media.
"Kedua tentu kita tidak bisa menghindari berbagai kemajuan yang akhir-akhir ini kita nikmati bersama sekaligus meresahkan kita bersama. Hari ini kita diserbu informasi, ledakan informasi, distrupsi informasi sehingga terjadi kepalsuan di mana-mana, baik di sosial media karena setiap kita menjadi sumber kebenaran, kita menjadi sumber berita, dan setiap kita ingin berbicara," jelasnya.
Dalam momen Halalbihalal ini, Said ingin menekankan adanya silaturahmi dan pertemuan untuk menyamakan pendapat serta pandangan di tengah derasnya informasi yang belum tentu akan kebenarannya.
"Halalbihalal sungguh sangat baik, ini tradisi kita, kita tunaikan setiap waktu di bulan Syawal. Tradisi ini perlu dijaga di tengah tradisi kepalsuan di mana-mana," jelasnya.
Dia menyinggung tentang fenomena asli tapi ternyata palsu, sementara yang palsu dianggap asli. Menurutnya itu tengah terjadi di era media sosial di mana hal tersebut menunjukkan bahwa yang terjadi saat ini adalah era post truth.
"Kita sulit membedakan banyak yang benar dan salah, kejujuran dan bohong, bahkan di zaman Rasulullah SAW, ada orang yang mengaku nabi dan membuat ayat tandingan. Oleh karena itu ayo kita jaga tradisi kita Halalbihalal," tandasnya.
(ihc/dpe)











































