Giliran Warga Kota Pasuruan Sambat Kesulitan Cari Elpiji 3 Kg

Giliran Warga Kota Pasuruan Sambat Kesulitan Cari Elpiji 3 Kg

Muhajir Arifin - detikJatim
Minggu, 12 Apr 2026 08:40 WIB
Warga Kota Pasuruan kesulitan mencari elpiji 3 kg.
Warga Kota Pasuruan kesulitan mencari elpiji 3 kg. (Foto: Muhajir Arifin/detikJatim)
Jakarta -

Warga Kota Pasuruan kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kilogram (kg) beberapa hari terakhir. Stok gas tabung melon di kios dan toko menipis dan kosong.

Kondisi tersebut mulai dirasakan warga sejak Rabu stok gas bersubsidi tersebut menipis di sejumlah pangkalan hingga kios pengecer. Beberapa warga harus berkeliling mencari tabung gas, bahkan tak sedikit yang pulang dengan tangan kosong.

Sundari, warga Kecamatan Purworejo, mengaku telah berulang kali mendatangi kios di sekitar rumahnya. Namun, upayanya selalu berujung sia-sia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah keliling ke beberapa tempat, tapi tetap tidak dapat. Padahal gas di rumah sudah habis, jadi tidak bisa memasak," katanya, Minggu (12/4/2026).

Yudi, pemilik kios eceran menyebut pasokan elpiji ke tempat usahanya menurun drastis sejak pertengahan pekan. Penurunan hingga 50 persen.

ADVERTISEMENT

"Biasanya dapat kiriman sekitar 20 tabung, sekarang paling hanya 10 tabung. Bahkan sempat tidak ada kiriman sama sekali sejak Rabu," katanya.

Distributor elpiji di Pasuruan, Dwi Hardono, menjelaskan pasokan ke terminal dan SPBE mengalami keterlambatan akibat kondisi geopolitik yang memanas. Sehingga distribusi ke daerah juga ikut tersendat.

"Pasokan ke terminal dan SPBE mengalami keterlambatan, sehingga distribusi ke daerah juga ikut tersendat. Pasokan ke pangkalan dan kios di berbagai wilayah, termasuk Pasuruan, ikut terganggu," jelasnya.

Dwi mengatakan kondisi saat ini mulai membaik. Pasokan elpiji mulai masuk kembali, dan distribusi ke sejumlah pangkalan di Kota maupun Kabupaten Pasuruan telah berjalan secara bertahap.

"Kami harap masyarakat membeli sesuai kebutuhan agar distribusi bisa merata dan kondisi segera normal kembali," pungkas Dwi.



(abq/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads