Khofifah Cek Sembako di Pasar Legi Ponorogo, Harga Daging Turun

Khofifah Cek Sembako di Pasar Legi Ponorogo, Harga Daging Turun

Charolin Pebrianti - detikJatim
Minggu, 29 Mar 2026 12:20 WIB
Gubernur Khofifah didampingi Pj Bupati Lisdyarita di Pasar Legi Ponorogo
Gubernur Khofifah didampingi Pj Bupati Lisdyarita di Pasar Legi Ponorogo (Foto: Charolin Pebrianti/detikJatim)
Ponorogo -

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan stabilitas harga dan distribusi sembako di awal Syawal tetap terjaga. Hal itu disampaikan usai melakukan pengecekan langsung di Pasar Legi Ponorogo.

Khofifah mengatakan, secara umum distribusi bahan pokok di pasar tersebut berjalan lancar dengan harga yang cenderung stabil, bahkan mengalami penurunan pada beberapa komoditas.

"Di awal Syawal ini kita ingin memastikan bahwa stabilisasi distribusi sembako aman dan lancar. Dan saya rasa di Pasar Legi Ponorogo distribusinya lancar, harga cenderung stabil dan turun," kata Khofifah, Minggu (29/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyebut, penurunan harga cukup signifikan terjadi pada komoditas daging ayam dan daging sapi, sementara harga beras relatif stabil.

ADVERTISEMENT

"Kalau ayam turunnya agak signifikan, daging turun, kalau harga beras stabil. Saya bersyukur SPHP di sini Rp 57 ribu per 5 kilogram. Itu menurut saya peran Bulog sangat signifikan," ujarnya.

Khofifah juga mengapresiasi kinerja Perum Bulog Ponorogo dalam menjaga stabilitas harga, termasuk distribusi minyak goreng subsidi Minyakita yang dinilai berjalan baik.

"Terima kasih Bulog Ponorogo. Minyakita juga tadi terkonfirmasi distribusinya lancar dan harganya di bawah HET. Di sini beras di bawah HET, daging ayam di bawah HET, Minyakita di bawah HET," jelasnya.

Ia pun meminta tim dari pemerintah daerah terus melakukan pengawasan agar harga di pasaran tetap sesuai dengan ketentuan.

"Monitoring dan pengawasan dari tim pemkab mohon terus dijalankan supaya tidak ada harga di luar standar di pasar," tegasnya.

Khofifah juga mengungkapkan sempat ditemukan harga Minyakita yang dijual di atas HET sebelum kunjungannya. Namun, kondisi tersebut langsung ditindaklanjuti.

"Pagi tadi sebelum saya datang, sudah dikoordinasikan. Ada Minyakita di atas HET, lumayan, akhirnya mengikuti harga standar," imbuhnya.

Sementara itu, salah satu pedagang ayam di Pasar Legi, Siti Aminah, membenarkan bahwa harga ayam mengalami penurunan setelah Lebaran.

"Lebaran kemarin sempat Rp 55 ribu sampai Rp 54 ribu, bahkan H-1 Lebaran masih tinggi. Pas Lebaran mulai Rp 53 ribu, sekarang turun jadi Rp 38 ribu, ini baru tiga hari," kata Siti.

Menurutnya, kenaikan harga ayam menjelang Lebaran merupakan hal yang biasa terjadi setiap tahun karena tingginya permintaan.

"Kenaikan waktu menjelang Lebaran memang dari sononya sudah tinggi. Kandang memang tidak kurang, tapi kalau mau Lebaran pasti seperti itu," pungkasnya.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads