Harga Sembako Hari Ini 29 Maret 2026, Harga Minyak dan Gas Naik

Harga Sembako Hari Ini 29 Maret 2026, Harga Minyak dan Gas Naik

Mira Rachmalia - detikJatim
Minggu, 29 Mar 2026 09:20 WIB
Harga sembako Jatim hari ini.
Harga Sembako Jawa Timur (Foto: Eka Fitria Lusiana/detikJatim)
Surabaya -

Harga sembako di Jawa Timur (Jatim) terus mengalami fluktuasi dari hari ke hari. Pada hari ini, harga minyak goreng kemasan premium, minyak goreng Minyakita, telur ayam kampung, garam bata, cabe merah keriting, cabe merah besar dan gas elpigi mengalami kenaikan.

Sementara harga daging ayam ras, daging ayam kampung dan telur ayam kampung, cabe rawit merah turun.

Memantau harga sembako setiap hari menjadi hal yang tak boleh diabaikan. Selain membantu masyarakat dalam mengatur belanja harian, informasi ini juga penting untuk menjaga kestabilan pengeluaran rumah tangga agar tidak membengkak di tengah situasi harga yang tidak menentu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Update Harga Sembako 29 Maret 2026

Sembako adalah singkatan dari sembilan bahan pokok. Sembako merupakan kebutuhan dasar yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan gizi dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

ADVERTISEMENT

Sembilan jenis kebutuhan pokok masyarakat tersebut terdiri dari beras, gula pasir, minyak goreng dan mentega, daging sapi dan daging ayam, telur ayam, susu, bawang merah dan bawang putih, gas elpiji dan minyak tanah, serta garam.

Selain sembilan bahan pokok tersebut, harga kebutuhan dapur yang tidak kalah penting adalah cabai. Berikut daftar harga sembako terbaru di Jawa Timur, Minggu 29 Maret 2026, dirangkum dari sistem informasi ketersediaan dan perkembangan harga bahan pokok (Siskaperbapo) di Jawa Timur.

Beras Premium: Rp 14.877/kg
Beras Medium: Rp 12.832/kg
Gula kristal putih: Rp 17.264/kg
Minyak goreng curah: Rp 19.776/kg
Minyak goreng kemasan premium: Rp 21.283/liter
Minyak goreng kemasan sederhana: Rp 17.875/liter
Minyak goreng Minyakita: Rp 16.297/liter
Daging sapi paha belakang: Rp 125.878/kg
Daging ayam ras: Rp 40.000/kg
Daging ayam kampung: Rp 69.491/kg
Telur ayam ras: Rp 29.371/kg
Telur ayam kampung: Rp 47.919/kg
Susu kental manis merek Bendera: Rp 12.833 370 gr/kl
Susu kental manis merek Indomilk: Rp 12.648 370 gr/kl
Susu bubuk merek Bendera: Rp 43.100 400 gr/dos
Susu bubuk merek Indomilk: Rp 41.944 400 gr/dos
Garam bata: Rp 2.380
Garam halus: Rp 9.160/kg
Cabai merah keriting: Rp 33.875/kg
Cabai merah besar: Rp 35.530/kg
Cabai rawit merah: Rp 67.840/kg
Bawang merah: Rp 35.810/kg
Bawang putih: Rp 30.776/kg
Gas elpiji: Rp 20.492

Berdasarkan harga sembako di Jawa Timur hari ini, harga minyak goreng kemasan premium naik Rp 698 atau 3,39 persen, minyak goreng Minyakita naik Rp 174 atau 1,08 persen, telur ayam kampung naik Rp 1.430 atau 3,80 persen,
garam bata naik Rp 604 atau 34,04 persen, cabe merah keriting naik Rp 1.086 atau 3,31 persen, harga cabe merah besar naik Rp 1.342 atau 3,92 persen, harga gas elpigi naik Rp 712 atau 3,60 persen.

Sementara harga daging ayam ras turun Rp 1.495 atau 3,60 persen, daging ayam kampung turun Rp 2.470 atau 3,43 persen.

Faktor Perubahan Harga Sembako

Perubahan harga sembako dipengaruhi berbagai faktor. Mulai dari biaya produksi, kebijakan pemerintah, kurs, hingga cuaca. Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi naik dan turunnya harga sembako.

  • Jika permintaan meningkat, tapi penawaran tetap atau berkurang, harga cenderung naik. Sebaliknya, jika penawaran lebih banyak daripada permintaan, harga bisa turun.
  • Cuaca ekstrem, bencana alam, atau perubahan musim dapat mempengaruhi produksi pertanian. Kekurangan pasokan akibat cuaca buruk menyebabkan kenaikan harga.
  • Kebijakan impor, subsidi, pajak, atau regulasi lain yang dikeluarkan pemerintah dapat mempengaruhi harga sembako. Misalnya, pembatasan impor atau perubahan pajak.
  • Kenaikan harga bahan baku, pupuk, bahan bakar, atau upah pekerja dapat meningkatkan biaya produksi dan transportasi, yang mempengaruhi harga sembako.
  • Fluktuasi nilai tukar mata uang, terutama jika bahan pokok diimpor, dapat mempengaruhi harga. Depresiasi mata uang lokal akan membuat harga barang impor lebih mahal.
  • Inflasi tinggi cenderung menyebabkan kenaikan harga sembako karena meningkatnya biaya barang dan jasa.
  • Kondisi ekonomi yang tidak stabil dapat memperburuk situasi.
  • Masalah rantai distribusi seperti kemacetan, pemogokan, atau masalah logistik lainnya bisa menyebabkan keterlambatan pengiriman, mengurangi pasokan, dan harga naik.

Berbagai faktor ini mempengaruhi harga sembako sering kali berubah-ubah, sehingga memerlukan pengawasan serta kebijakan yang tepat untuk menjaga stabilitas pasar. Harga sembako juga bisa berbeda-beda di setiap pasar. Harga di atas merupakan harga rata-rata di Jawa Timur.




(ihc/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads