Primadona Lebaran, Kue Kering Mawar Jadul di Kota Blitar Jadi Incaran

Primadona Lebaran, Kue Kering Mawar Jadul di Kota Blitar Jadi Incaran

Fima Purwanti - detikJatim
Sabtu, 07 Mar 2026 16:15 WIB
Produksi kue kering jadul berbentuk bunga mawar di Kota Blitar
Produksi kue kering jadul berbentuk bunga mawar di Kota Blitar/Foto: Fima Purwanti/detikJatim
Blitar -

Kue kering mawar menjadi salah satu jajanan primadona saat lebaran. Kue kering yang cenderung manis gurih itu kini tengah menjadi incaran pembeli. Sebab, produksi kue kering mawar jadul tak lagi menjamur di wilayah Kota Blitar.

detikJatim mendatangi salah satu produsen kue mawar jadul milik Sulistyorini (57) di Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. Aneka macam kue kering tersedia di ruang produksi sederhana tersebut. Beberapa karyawan juga terlihat sedang membuat pesanan kue kering jadul itu.

"Sampai saat ini kue kering mawar tetap menjadi primadona, tetap paling favorit dicari. Jadi kami tetap memproduksi sampai dengan saat ini," kata Rini kepada detikJatim di lokasi, Sabtu (7/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rini menyebutkan kue kering jenis mawar menjadi primadona alias favorit pelanggan. Itu karena kue mawar termasuk jajanan jadul untuk suguhan tamu saat Lebaran. Sehingga meskipun termasuk jajanan jadul namun tetap memiliki banyak peminat.

ADVERTISEMENT

"Sebenarnya kami produksi aneka macam kue kering seperti lidah kucing, nastar, dan bola salju. Tapi kue mawar jadul tetap paling banyak peminatnya untuk jajanan Lebaran," jelasnya.

Produksi kue kering jadul berbentuk bunga mawar di Kota BlitarProduksi kue kering jadul berbentuk bunga mawar di Kota Blitar Foto: Fima Purwanti/detikJatim

Produksi kue kering jadul dilakukan setiap hari. Hal itu untuk memenuhi permintaan pelanggan. Khususnya dari sejumlah took oleh-oleh di wilayah Blitar. Selain itu, kue kering jadul itu juga banyak dipesan secara online.

"Sebenarnya kami produksinya tidak sebanyak tahun sebelumnya, karena memang hanya memproduksi pesanan pelanggan dan untuk stok di toko oleh-oleh. Kalau asal pembeli ya dari Blitar, kadang kirim ke Tulungangung, Kediri dan sekitarnya," terangnya.

Kini, kue kering mawar jadul tidak hanya memiliki rasa original saja. Rini menyebut kue kering itu juga diberikan rasa sesuai dengan perkembanagn pasar. Seperti kue mawar rasa coklat yang juga banyak dilirik oleh pembeli.

Harga kue kering mawar bervariasi, mulai dari Rp 47 ribu sampai dengan Rp 75 ribu untuk kemasan 450 gram dan 500 gram.

"Alasan kami tetap produksi jajanan lebaran jadul karena memang banyak yang suka, kemudian jangan sampai kue kering mawar ini hilang dan tidak diproduksi lagi, Ya juga untuk mengobati rasa kangen dengan jajanan jadul saat lebaran," katanya.



(irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads