Sepanjang Ramadan hingga Lebaran, pasokan daging sapi di Surabaya dipastikan aman. Masyarakat diminta tidak khawatir terhadap ketersediaan maupun harga daging selama bulan puasa.
PT Rumah Potong Hewan Surabaya Perseroda memastikan, pasokan sapi hidup dalam kondisi cukup dan distribusi berjalan lancar. Antisipasi telah dilakukan bersama mitra jagal untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga.
Direktur Utama RPH Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho mengatakan, ketersediaan sapi hidup saat ini masih terjaga dengan baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pasokan sapi hidup saat ini dalam kondisi cukup dan terjaga. Ketersediaan ini penting agar harga daging tetap stabil dan kebutuhan masyarakat selama Ramadan dapat terpenuhi," kata Fajar, Kamis (26/2/2026).
Selain menjamin ketersediaan, RPH Surabaya juga memastikan seluruh proses pemotongan dilakukan sesuai standar aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH), sehingga kualitas daging yang beredar di pasaran tetap terjamin.
"Masyarakat dapat memilih daging hasil pemotongan RPH Surabaya yang kualitasnya terjaga dengan harga yang tetap terjangkau," ujarnya.
Berdasarkan pemantauan melalui Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Pokok Jawa Timur per 26 Februari 2026, harga daging sapi di pasar-pasar Surabaya terpantau stabil. Daging sapi paha belakang tercatat berada di angka Rp116.111 per kilogram dan tidak mengalami perubahan dibandingkan periode sebelumnya.
Menjelang Idul Fitri, RPH Surabaya memprediksi akan terjadi penyesuaian harga secara bertahap, namun dinilai masih dalam batas wajar.
"Menjelang Idul Fitri, diperkirakan terdapat penyesuaian bertahap sekitar Rp5.000 per kilogram. Namun demikian, penyesuaian ini dinilai masih dalam batas wajar dan terkendali, didukung oleh ketersediaan pasokan sapi hidup yang mencukupi sehingga stabilitas harga tetap terjaga," pungkasnya.
(esw/hil)











































