Aksi demo jagal dan pedagang sapi yang menolak relokasi rumah pemotongan hewan (RPH) Pegirian sedikit banyak berdampak pada suplai daging di Surabaya. Namun stoknya masih relatif aman.
Seperti di Pasar Tambahrejo, daging sapi masih dijual dan stoknya pun masih bisa memenuhi kebutuhan para pembeli.
Salah satu pedagang, Umik (71) mengungkapkan bahwa normalnya, tiap hari ia bisa membeli 1 kuintal daging dari RPH Pegirian untuk dijual kembali. Daging sapi tersebut kemudian dijual di pasar dengan harga sekitar Rp 120 ribu per kilogram.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi sejak ada aksi mogok dari sejumlah pedagang dan jagal, suplai dagingnya pun terganggu. Ia lantas memilih membeli daging sapi dari tempat lain, seperti dari kawasan Kedurus, Surabaya.
"Kalau menunggu dari RPH Surabaya saya tidak jual-jual. Jadi sekarang saya belinya di Krian, Kedurus, dari Madura, ya pokoknya yang ada di mana saya ambil," ujar Umik, Rabu (14/1/2026).
Ia juga mengaku tak keberatan harus mengambil daging dari wilayah lain. Sebab harganya pun cukup bersaing.
"Kalau dari Kedurus atau Krian itu Rp 96 ribu per kilogramnya, kalau di RPH Surabaya bisa Rp 110 ribu perkilogramnya," ujarnya.
Umik juga mengungkapkan bahwa dirinya khawatir harga daging bisa semakin mahal bila RPH Pegirian dipindah ke tempat yang lebih jauh.
"Nanti pindah lagi paling mahalan lagi, kalau pindah malah tambah kecewa," ungkapnya.
Namun jika nantinya RPH Pegirian dipindah ke Tambak Osowilangun dan harga daging makin mahal, maka ia akan memilih alternatif lainnya. Ia tak ingin ambil pusing soal hal ini.
"Biar pindah-pindah enggak pindah terserah, saya ambil mana yang ada (stok daging)," tukasnya.
Sementara itu, sebelumnya, Dirut RPH Surabaya Fajar Isnugroho memastikan stok daging sapi aman karena RPH Surabaya memiliki unit yang masih memotong sapi. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tak khawatir dan panik.
"Masyarakat bisa mendapatkan daging sapi yang terbaik. Bisa melalui outlet RPH Surya Mart atau melalui pasar-pasar. Ada 11 outlet di pasar tradisional yang disuplai oleh para mitra jagal dari Kedurus," ujarnya, Senin (12/1/2026).
