200 Becak Listrik Surabaya dari Presiden Prabowo Akan Dipusatkan di Sini

200 Becak Listrik Surabaya dari Presiden Prabowo Akan Dipusatkan di Sini

Esti Widiyana - detikJatim
Kamis, 22 Jan 2026 15:45 WIB
Bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto diterima Surabaya.
Bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto diterima Surabaya. (Foto: Esti Widiyana/detikJatim)
Surabaya -

Surabaya menerima bantuan 200 becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto. Becak tersebut akan mengkal di tempat wisata dan mengantar pengunjung berkeliling area destinasi.

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi penarik becak sebagai bagian dari program pengentasan kemiskinan dan penguatan transportasi ramah lingkungan. Becak listrik dibagikan melalui yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, becak tidak bisa beredar di jalan utama atau jalan protokol. Oleh karena itu, becak listrik akan ditempatkan di kawasan wisata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi memang kalau di jalan utama tidak diperbolehkan, kecuali memang kita atur yang ada di Kota Lama," kata Eri kepada wartawan usai menerima bantuan becak listrik di Balai Kota, Kamis (22/1/2026).

"Kita akan utamakan becak ini untuk menjadi becak wisata yang ada di Kota Lama, di titik tertentu. Sehingga orang ketika wisata akan merasakan bagaimana menikmati Kota Surabaya dengan becak listriknya," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Selain Kota Lama, Eri menyebut Jalan Tunjungan, Peneleh dan tempat bersejarah akan ada jasa becak listrik yang mengantar wisatawan. Rencananya, bulan depan akan beredar di tempat wisata.

"Hari ini sudah diberikan dan diresmikan. Jadi, insyaallah kita tata. Jadi, di bulan maksimal di awal bulan Februari sudah bisa berjalan di masing-masing tempat wisata yang ada di Kota Surabaya," jelasnya.

Terkait skema pembayaran becak listrik dipastikan masuk ke kantong tukang becaknya. Artinya, pendapatan dari menarik becak ini tidak akan masuk ke kantong Pemkot Surabaya.

"Langsung masuk ke toko becaknya. Karena kan kita ini memberikan mengurangi kemiskinan, mengurangi pengangguran adalah pemerintah memfasilitasi lahan, pemerintah memfasilitasi tempatnya, jangan semua dimasukkan pemerintah duit PAD kapan menguruk Surabaya sejahtera. Semoga moga berkah lah semuanya," urainya.

Sementara Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Letjen TNI Purn Teguh Arief Indra Moko mengatakan, hampir di seluruh daerah di Jawa mendapat bantuan becak listrik.

"Yang sudah disalurkan saat sekarang sudah 10.000 lebih dan ini adalah bagian dari program pengadaan tahun 2025," kata Teguh.

Ia mengatakan, populasi dalam data yayasan GSN terdapat 80.000 data pengemudi becak di Indonesia. Bantuan diserahkan secara beratap dan ditargetkan selesai fabun depan.

"Insya Allah tahun ini sudah memesan sebanyak 70.000 diharapkan selesai di 2027," pungkasnya.



(irb/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads