Temu Bisnis Gubernur Khofifah di Jeddah Hasilkan Investasi Bernilai Fantastis

Temu Bisnis Gubernur Khofifah di Jeddah Hasilkan Investasi Bernilai Fantastis

Faiq Azmi - detikJatim
Rabu, 30 Nov 2022 23:48 WIB
gubernur khofifah
Program Business Gathering Gubernur Khofifah di Jeddah, Saudi Arabia (Foto: Dok. Pemprov Jatim)
Surabaya -

Program Business Gathering digelar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Jeddah, Saudi Arabia. Sejumlah kontrak bisnis yang telah dicapai, di antaranya komitmen investasi serta kerjasama distributor.

Kegiatan temu bisnis yang digelar di Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah tersebut menghasilkan kontrak ekspor bernilai fantastis untuk produk makanan minuman UMKM yaitu 1.043.750 US Dollar.

Khofifah mengungkapkan bahwa kegiatan yang dilakukan di Jeddah ini merupakan upaya membuka akses pasar yang lebih luas dan memberikan fasilitas bagi pelaku usaha Jatim sebagai upaya Pemprov Jatim dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang progresif khususnya untuk produk UKM.

"Kita memang membidik market Jeddah yang sangat strategis agar produk produk UKM kita khususnya di bidang makanan dan minuman bisa dapat akses pasar lebih luas lagi di Arab Saudi," kata Khofifah dalam keterangannya, Rabu (30/11/2022).

Khofifah menjelaskan bahwa Jeddah merupakan pusat pertemuan masyarakat dari berbagai negara saat musim haji maupun sepanjang tahun umrah. Dengan turut melibatkan KADIN dan dibantu oleh fasilitasi dari KJRI di Jeddah, para pelaku usaha UKM Jatim dipertemukan dengan sekitar 40 pelaku usaha dari Jeddah dan Makkah agar bisa saling menggali potensi perdagangan antar kedua belah pihak.

Khofifah membeberkan dalam giat ini, tercatat ada tujuh kesepakatan perdagangan dalam bidang makanan dan minuman. Ia berharap, kerja sama ini dapat mendorong UKM di Jatim go internasional.

"Ada pernyataan dari Managing Director IMF bahwa di tahun 2023 ekonomi dunia akan suram menuju gelap. Kita optimis dan tidak ingin hal itu terjadi. Maka upaya membuka perluasan akses pasar untuk mendorong ekonomi tumbuh progresif adalah prioritas yang kami lakukan agar prediksi tersebut tidak sampai terjadi," tegasnya.

"Dan yang kita sasar untuk bisa tumbuh progresif adalah UKM agar mereka tetap survive memperluas market. Dan yang terpenting karena UKM Jatim berkontribusi 57,81 persen untuk PDRB Jatim," tandasnya.

Lebih lanjut dalam kesempatan itu Khofifah memastikan bahwa pelaku usaha yang berinvestasi, kerjasama maupun berdagang dengan Jatim tidak akan merasa kecewa dan dijamin akan menguntungkan. Terutama karena kondisi ekonomi Jatim sangat progresif dan impresif.

Di sisi lain, Konsulat Jenderal RI untuk Jeddah Eko Hartono menyambut baik kedatangan rombongan Pemprov Jatim yang melakukan penjajakan bisnis dengan Jeddah. Menurutnya tren perdagangan Indonesia ke Jeddah sejauh ini sangat tinggi. Sehingga ia optimis bahwa kegiatan ini akan mendongkrak ekspor produk Jatim ke Jeddah.

"Dalam kesempatan ini kami mengundang 40 pengusaha lokal setempat untuk melakukan penjajakan peluang kerjasama dengan pelaku usaha Jatim. Insyaallah kegiatan ini akan meningkatkan produk UKM Jatim masuk ke pasar Jeddah dan Arab Saudi," tegasnya.

Pihaknya pun berkomitmen untuk mendukung dan memberikan support demi kelancaran dengan perdagangan antara Jatim dengan Jeddah Arab Saudi. Sebab dengan peningkatan perdagangan tersebut tentu akan meningkatkan ekspor Indonesia ke Arab Saudi.



Simak Video "Mengunjungi Wisata Religi Masjid Terapung, Jeddah"
[Gambas:Video 20detik]
(faa/iwd)