Segini UMK 38 Kota/Kabupaten di Jatim 2023 Jika Naik 10%

Segini UMK 38 Kota/Kabupaten di Jatim 2023 Jika Naik 10%

Fadhly Fauzi Rachman, Dida Tenola - detikJatim
Sabtu, 19 Nov 2022 16:39 WIB
Ilustrasi uang
Ilustrasi UMK. (Foto: iStock)
Surabaya -

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi menetapkan kenaikan Upah Minimum (UM) 2023 maksimal sebesar 10%. Hal itu tertuang di dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023.

Melansir detikFinance, ada formula penghitungan penyesuaian nilai UM 2023. Penghitungan itu mempertimbangkan variabel pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan indeks tertentu.

Formula penghitungan upah minimum yang dimaksud itu ialah: UM(t+1) = UM(t) + (Penyesuaian Nilai UM x UM(t)).

UM(t+1) adalah Upah Minimum yang akan ditetapkan, UM(t) adalah Upah Minimum Tahun Berjalan, dan Penyesuaian Nilai UM adalah penyesuaian upah minimum yang merupakan penjumlahan antara inflasi dengan perkalian pertumbuhan ekonomi dan α.

Sedangkan, untuk cara menghitung Penyesuaian Nilai UM sendiri dijabarkan di dalam Pasal 6 Ayat 4 (Permenaker) Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023.

Pada pasal tersebut, rumus menghitung Penyesuaian Nilai UM sebagai berikut: Penyesuaian Nilai UM = Inflasi + (PE x α) Inflasi yang dimaksud adalah Inflasi provinsi yang dihitung dari periode September tahun sebelumnya sampai dengan periode September tahun berjalan (dalam persen).

PE adalah pertumbuhan ekonomi, kemudian α adalah wujud indeks tertentu yang menggambarkan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai tertentu dalam rentang tertentu yaitu 0,10 sampai dengan 0,30. Penentuan nilai α tersebut harus mempertimbangkan produktivitas dan perluasan kesempatan kerja.

Pemerintah juga memberikan batasan maksimal dalam kenaikan upah minimum 2023 ini. Pada Pasal 7 Ayat 1 dijelaskan, penetapan atas Penyesuaian Nilai UM tidak boleh lebih dari 10%.

"Dalam hal hasil penghitungan penyesuaian nilai upah minimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) melebihi 10% (sepuluh persen), Gubernur menetapkan upah minimum dengan penyesuaian paling tinggi 10% (sepuluh persen)," bunyi Pasal 7 ayat 2.

Sedangkan, jika pertumbuhan ekonomi bernilai negatif, penyesuaian nilai upah minimum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (4) hanya mempertimbangkan variabel inflasi.

Upah minimum provinsi dan kabupaten/kota yang telah ditetapkan mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2023. Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan, yakni pada 17 November 2022.

Merujuk penghitungan tersebut, lantas berapa UMK 38 Kabupaten/Kota di Jatim 2023? detikJatim menghitung UMK 2022 ditambah maksimal 10% sesuai Permenaker.

Berikut UMK 38 Kota/Kabupaten di Jatim 2023:

1. Kota Surabaya: Rp 4.375.479,19 + Rp 437.547,919 = Rp 4.813.027,109

2. Kabupaten Gresik: Rp 4.372.030,51 + Rp 437.203,051 = Rp 4.809.233,561

3. Kabupaten Sidoarjo: Rp 4.368.581,85 + Rp 436.858,185 = Rp 4.805.440,035

4. Kabupaten Pasuruan: Rp 4.365.133,19 + Rp 436.513,319 = Rp 4.801.646,509

5. Kabupaten Mojokerto: Rp 4.354.787,17 + Rp 435.478,717 = Rp 4.790.265,887

6. Kabupaten Malang: Rp 3.068.275,36 + Rp 306.827,536 = Rp 3.375.102,896

7. Kota Malang: Rp 2.994.143,98 + Rp 299.414,398 = Rp 3.293.558,378

8. Kota Pasuruan: Rp 2.838.837,64 + Rp 283.883,764 = Rp 3.122.721,404

9. Kota Batu: Rp 2.830.367,09 + Rp 283.036,709 = Rp 3.113.403,799

10. Kabupaten Jombang: Rp 2.654.095,88 + Rp 265.409,588 = Rp 2.919.505,468

11. Kabupaten Probolinggo: Rp 2.553.265,95 + Rp 255.326,595 = Rp 2.808.592,485

12. Kabupaten Tuban: Rp 2.539.224,88 + Rp 253.922,488 = Rp 2.793.147,368

13. Kota Mojokerto: Rp 2.510.452,36 + Rp 251.045,236 = Rp 2.751.606,596

14. Kabupaten Lamongan: Rp 2.501.977,27 + Rp 250.197,727 = Rp 2.752.174,997

15. Kota Probolinggo: Rp 2.376.240,63 + Rp 237.624,063 = Rp 2.613.864,693

16. Kabupaten Jember: Rp 2.355.662,91 + Rp 235.566,291 = Rp 2.591.229,201

17. Kabupaten Banyuwangi: Rp 2.328.899,12 + Rp 232.889,912 = Rp 2.561.789,032

18. Kota Kediri: Rp 2.118.116,63 + Rp 211.811,663 = Rp 2.329.928,293

19. Kabupaten Bojonegoro: Rp 2.079.568,07 + Rp 207.956,807 = Rp 2.286.924,877

20. Kabupaten Kediri: Rp 2.043.422,93 + Rp 204.342,293 = Rp 2.247.765,223

21. Kota Blitar: Rp 2.039.024,44 + Rp 203.902,444 = Rp 2.242.926,884

22. Kabupaten Tulungagung: Rp 2.029.358,67 + Rp 202.935,867 = Rp 2.232.294,537

23. Kabupaten Blitar: Rp 2.015.071,18 + Rp 201.507,118 = Rp 2.216.578,298

24. Kabupaten Lumajang: Rp 2.000.607,20 + Rp 200.060,720 = Rp 2.200.667,92

25. Kota Madiun: Rp 1.991.105,79 + Rp 199.110,579 = Rp 2.190.216,369

26. Kabupaten Sumenep: Rp 1.978.927,22 + Rp 197.892,722 = Rp 2.176.819,942

27. Kabupaten Nganjuk: Rp 1.970.006,41 + Rp 197.000,641 = Rp 2.167.007,051

28. Kabupaten Ngawi: Rp 1.962.585,99 + Rp 196.258,599 = Rp 2.158.844,589

29. Kabupaten Pacitan: Rp 1.961.154,77 + Rp 196.115,477 = Rp 2.157.270,247

30. Kabupaten Bondowoso: Rp 1.958.640,12 + Rp 195.864,012 = Rp 2.154.504,132

31. Kabupaten Madiun: Rp 1.958.410,31 + Rp 195.841,031 = Rp 2.154.251,341

32. Kabupaten Magetan: Rp 1.957.329,43 + Rp 195.732,943 = Rp 2.153.062,373

33. Kabupaten Bangkalan: Rp 1.956.773,48 + Rp 195.677,348 = Rp 2.152.450,828

34. Kabupaten Ponorogo: Rp 1.954.281,32 + Rp 195.428,132 = Rp 2.149.709,452

35. Kabupaten Trenggalek: Rp 1.944.932,74 + Rp 194.493,274 = Rp 2.139.426,014

36. Kabupaten Situbondo: Rp 1.942.750,77 + Rp 194.275,077 = Rp 2.137.025,847

37. Kabupaten Pamekasan: Rp 1.939.686,39 + Rp 193.968,639 = Rp 2.133.655,029

38. Kabupaten Sampang: Rp 1.922.122,97 + Rp 192.212,297 = Rp 2.114.335,267



Simak Video "Ini Daftar Kenaikan UMP 2023"
[Gambas:Video 20detik]
(fat/dte)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT