Gubernur Khofifah Disambati Kenaikan Harga Saat Sidak ke Pasar Gresik

Gubernur Khofifah Disambati Kenaikan Harga Saat Sidak ke Pasar Gresik

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Senin, 17 Okt 2022 23:34 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat sidak ke Pasar Baru, Gresik
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat sidak ke Pasar Baru, Gresik. (Foto: Jemmi Purwodianto/detikJatim)
Gresik -

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Baru, Jalan Gubernur Suryo, Gresik. Saat sidak bersama Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah itu Khofifah disambati puluhan pedagang tentang harga-harga yang melonjak.

Pantauan detikJatim, para pedagang itu sempat terkejut ketika Khofifah tiba-tiba datang ke pasar tempat mereka berdagang. Namun, momentum itu justru mereka manfaatkan untuk sambat tentang kenaikan harga sembako.

Maulana, salah satu pedagang sembako asal Manyar, Gresik mengatakan sejak Hari Besar Maulid Nabi Muhammad SAW barang yang ia jual mengalami kenaikan. Bahkan, setiap kilogram harga beras mengalami kenaikan hingga Rp 3 ribu.

"Saat ini harga beras premium harganya naik dari semula Rp 55 ribu per kilo menjadi Rp 58 per kilo. Harga telur telur juga begitu, dari Rp 24 ribu per kilo menjadi Rp 26 ribu per kilo," kata Maulana, Senin (17/10/2022).

Ia menambahkan akibat kenaikan harga sembako itu daya beli masyarakat menurun. Sebelum Maulid Nabi Muhammad SAW masih banyak pelanggan yang membeli kebutuhan pokok dari toko miliknya karena harga masih stabil.

"Tadi saya sampaikan ke Ibu Gubernur kalau harga banyak yang naik membuat pembeli malah sepi. Tapi, ya, mau gimana lagi. Hanya ini mata pencaharian saya," ujarnya.

Senada, Sudarmi pedagang sembako asal Gresik Kota juga mengeluhkan hal yang sama. Ia juga mengeluhkan kenaikan harga BBM yang membuat harga kebutuhan pokok lainnya ikut terdongkrak.

"Harga bensin (BBM) jangan naik, kalau bisa turun lagi. Karena kenaikan itu yang bikin harga lainnya ikut naik," kata Sudarmi.

Khofifah mengatakan sidak kali ini bertujuan untuk mengendalikan inflasi mengingat ada kenaikan harga telur dan beras. Ia juga sudah menerima keluhan para pedagang.

"Dari hasil sidak harga beras dan telur mengalami kenaikan. Sementara untuk cabe rawit, minyak goreng, daging sapi, dan ayam potong masih di bawah harga eceran tertinggi," kata Khofifahdi Pasar Baru, Gresik.

Mantan Menteri Sosial itu menambahkan bahwa dalam proses mengendalikan harga sembako yang naik pihaknya akan melibatkan stakeholder terkait. Sebab, daerah Gresik, Sidoarjo,dan Surabaya sangat potensial terjadi kenaikan harga.

"Kami juga mendapat keluhan para pedagang. Karena itu intervensi pasar segera kami lakukan supaya (harga) tidak terus naik. Harapan kami proses inflasi bisa dikendalikan bersama, agar daya beli masyarakat tidak mengalami penurunan," kata Khofifah.



Simak Video "Resmikan Kampus UMKM Malang, Shopee Ingin Digitalisasi Pelaku Usaha Lokal"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)