Bumdes di Ponorogo Ajak Ibu-ibu Produktif Bikin Anyaman Plastik untuk Tas

Charolin Pebrianti - detikJatim
Jumat, 28 Jan 2022 12:42 WIB
Ibu-ibu di Desa Selur, Kecamatan Ngrayun mendapat uang tambahan dari Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Mereka diajarkan membuat anyaman untuk tas plastik.
Ibu-ibu membuat anyaman untuk tas plastik/Foto: Charolin Pebrianti/detikcom
Ponorogo -

Ibu-ibu di Desa Selur, Kecamatan Ngrayun mendapat uang tambahan dari Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Mereka diajarkan membuat anyaman plastik untuk tas.

"Program ini sejak akhir tahun 2021 lalu, sasarannya ibu-ibu yang mengantar anaknya sekolah PAUD dan TK," tutur Kades Selur, Suprapto kepada detikJatim, Jumat (28/1/2022).

Suprapto juga menerangkan, secara geografis daerah Selur merupakan pegunungan. Akhirnya selama musim sekolah tatap muka, ibu-ibu mengantar anaknya ke PAUD dan TK.

"Karena kalau habis nganter terus pulang, terus jemput lagi, itu memakan waktu. Akhirnya mereka memilih menunggu di sekolah," terang Suprapto.

Dari perkumpulan ibu-ibu tersebut, lanjut Suprapto, Bumdes melihat peluang ekonomi. Dengan memanfaatkan waktu menunggu anak pulang sekolah, ibu-ibu diajari menganyam plastik untuk dijadikan tas. Mereka diajari Bumdes, PKK dan Pemdes. Bahannya disediakan Bumdes dari modal penyertaan di desa.

Pantauan detikJatim, ibu-ibu yang mengikuti pelatihan ini tampak antusias. Mereka memperhatikan penjelasan setiap mentor. Hasilnya mereka ahli dalam membuat tas anyaman.

"Program itu kita balut dengan nama Macan Ternak (Mama Cantik Anter Anak) dengan durasi pelatihan kisaran 2 jam," imbuh Suprapto.

Hingga saat ini, lanjut Suprapto, sudah terjual 500 tas. Bumdes memasarkan hasil kreasi para ibu di pameran maupun secara online.

"Kalau harga variatif mulai Rp 10 ribu hingga Rp 12 ribu," pungkas Suprapto.



Simak Video "Meraup Cuan dari Kerajinan Tangan Anyaman"
[Gambas:Video 20detik]
(sun/fat)