Bisnis Fashion dari Limbah Jin yang Cuan Banget

Muhammad Aminudin - detikJatim
Sabtu, 15 Jan 2022 19:58 WIB
Seorang desainer di Kota Malang menciptakan produk ramah lingkungan. Ia membuat pakaian berbahan limbah jin.
Pakaian berbahan limbah jin/Foto: Muhammad Aminudin/detikcom
Malang -

Seorang desainer di Kota Malang menciptakan produk ramah lingkungan. Ia membuat pakaian berbahan limbah jin.

Inspirasi tersebut disadari Feby Ayusta saat dirinya terpuruk di awal pandemi COVID-19. Saat itu bisnisnya nyaris bangkrut.

Selain kehilangan banyak pegawai, baju-baju buatannya tidak terjual karena nihil pameran. Padahal di setiap pameran, baju rancangannya kerap terjual habis.

Seorang desainer di Kota Malang menciptakan produk ramah lingkungan. Ia membuat pakaian berbahan limbah jin.Saat mereka membuat pakaian berbahan limbah jin/ Foto: Muhammad Aminudin/detikcom

Feby mendapat jin tak layak jual dari toko baju bekas. Limbah fashion tersebut kemudian dicuci kembali dan dipermak. Kemudian didesain serta dijahit menjadi outer, jaket hingga vest, yang memiliki nilai jual jauh lebih tinggi.

"Sampah jin ku banyak, sampah fashion ku juga banyak, benar-benar menggunung. Aku padu padankan selama pandemi, buat baju dari bahan sampah fashion. Jadi tetap berkarya, memproduksi sesuatu yang bermanfaat juga, benar-benar aku pilah sampah," katanya kepada wartawan, Sabtu (15/1/2022).

Seorang desainer di Kota Malang menciptakan produk ramah lingkungan. Ia membuat pakaian berbahan limbah jin.Pakaian berbahan limbah jin/ Foto: Muhammad Aminudin/detikcom

Karena kerumitannya, satu potong pakaian membutuhkan waktu hingga dua hari dalam pembuatannya. Setiap baju dijual mulai harga Rp 385 ribu hingga Rp 750 ribu.

Kini Feby fokus menjual lewat pasar digital. Penjualan sustainable fashion buatannya laku keras hingga luar kota, bahkan mancanegara.

Karya inovatif Feby mendapat respons positif dari para pembeli. Selain desainnya yang unik, karya Feby juga dapat menyelesaikan masalah limbah fashion.



Simak Video "Desainer Cilik Asal Bekasi, Karyanya Menembus Rusia Hingga Lebanon"
[Gambas:Video 20detik]
(sun/sun)