Beras SPHP Dioplos, Ini Ciri-ciri untuk Mengenali yang Asli

Beras SPHP Dioplos, Ini Ciri-ciri untuk Mengenali yang Asli

Fathir Rofi - detikJatim
Sabtu, 31 Okt 2026 17:00 WIB
Pedagang di Blitar menunjukkan beras SPHP dari Bulog yang diduga disunat petugas.
Pedagang menunjukkan beras SPHP dari Bulog. Foto: Fima Purwanti/detikJatim
Surabaya -

Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjadi salah satu upaya pemerintah menjaga ketersediaan dan stabilitas harga beras di tengah masyarakat. Beras program Perum Bulog ini dijual dengan harga terjangkau dalam kemasan lima kilogram sehingga banyak diminati masyarakat.

Namun, beras SPHP juga berpotensi disalahgunakan oknum tidak bertanggung jawab melalui praktik pengoplosan untuk meraup keuntungan. Karena itu, masyarakat perlu mengetahui ciri-ciri beras SPHP asli agar lebih cermat saat membeli.

Tips Membedakan Beras SPHP Asli dan Oplosan

Mengacu pada panduan resmi Perum Bulog, ada enam cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk mengenali keaslian beras SPHP sebelum membeli. Berikut ciri-ciri yang perlu diperhatikan untuk membedakan beras SPHP asli dan oplosan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Periksa Kemasan Secara Teliti

Beras SPHP resmi dikemas menggunakan plastik tebal yang mencantumkan logo Perum Bulog, informasi produk, kode produksi, serta label resmi. Jika kemasan tampak kusut, warna cetakan pudar, atau tidak beratribut resmi, patut dicurigai sebagai beras oplosan.

2. Timbang Berat Beras

Gunakan timbangan digital untuk memverifikasi berat bersih karung. Beras SPHP asli memiliki berat pas 5 kilogram, sehingga jika ditemukan kekurangan berat meski hanya beberapa ons, produk tersebut patut diwaspadai.

ADVERTISEMENT

3. Amati Kualitas Butiran Beras

Butiran beras SPHP asli umumnya tampak seragam, bersih, dan berwarna cerah. Sebaliknya, beras oplosan cenderung kusam, ukurannya tidak merata, serta mengandung banyak butiran patah atau menir.

4. Perhatikan Harga Jual

Harga eceran resmi beras SPHP berkisar antara Rp 52.000 hingga Rp 55.000 per kemasan 5 kilogram. Waspadai penawaran harga yang terlampau murah atau jauh di atas ketentuan standar.

5. Belanja di Mitra Resmi

Pastikan pembelian dilakukan melalui agen, toko pangan murah, pasar rakyat, atau outlet terpercaya yang berada di bawah pengawasan pemerintah daerah dan Perum Bulog. Hindari transaksi dari sumber yang tidak dikenal.

Laporkan Temuan Mencurigakan

Jika menemukan beras SPHP dengan kemasan atau kondisi yang mencurigakan, masyarakat dapat melaporkannya ke kantor Perum Bulog terdekat atau pihak berwenang.

Konsumen juga perlu menyimpan bukti pembelian dan kemasan produk untuk membantu proses pemeriksaan. Dengan lebih teliti saat membeli, masyarakat dapat mengurangi risiko mendapatkan beras yang tidak sesuai dengan ketentuan program SPHP.



(irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads