Viral di media sosial seorang warganet mengeluhkan kondisi air PDAM keruh di daerah Surabaya Timur. Utas ini disampaikan oleh akun @arinymfd.
"Sumpahh air pdam surabaya timur ni kenapa yaaaa IJO TAMBAK giniiii bauuuu tambak pol😭😭😭 yaAllah aku bayar pdam 2 rumah tu 600 sm 700an lohhh gaaaaaaa murahhh tp banyue tuambakkk ngeneee," dikutip dari akun @arinymfd.
Saat dihubungi detikJatim, Ariny menceritakan kondisi air keruh yang terjadi di wilayahnya. Ketiga rumahnya pun mengalami kondisi serupa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Biasanya, lanjut Ariny, kondisi air keruh itu hanya berselang beberapa hari. Namun, hal ini telah terjadi hampir seminggu dan tidak ada perubahan setelah difilter.
"Sebenarnya sudah semingguan ini saya sudah coba saring tetapi airnya tetap berwarna hijau dan mengeluarkan bau," kata Ariny saat dihubungi detikJatim, Kamis (29/10/2026).
Ia menyebut, air itu mengeluarkan bau amis dan berwarna hijau keruh. Semula, ia menduga kondisi itu terjadi karena bak mandinya yang kotor. Namun, setelah dibersihkan berulangkali, air yang keluar dari kran tetap berwarna sama.
"Biasanya kalo musim kemarau atau awal hujan pasti hijau tapi nggak pernah selama ini, paling satu atau dua hari aja terus bening lagi," ujarnya.
Meski begitu, pihaknya tidak mengetahui penyebab pasti air keruh tersebut. Menurutnya, kondisi ini tidak hanya terjadi di wilayahnya, tetapi banyak warganet yang mengeluhkan hal serupa. Salah satunya di wilayah Surabaya Barat.
"Kalau tiga rumah saya sih iya, tapi kemungkinan seluruh Surabaya karena aku lihat di komen Threads aku sampai Surabaya barat juga," tuturnya.
Saat ini, Ariny telah melaporkan masalah ini ke Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya.
Merespons hal tersebut, Supervisor Humas dan Sosial Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya Riyan Wahyu, buka suara. Ia menyebut tengah melakukan pengecekan secara berkala. Namun, hingga berita ditayangkan pihaknya masih belum mengetahui secara pasti penyebab air keruh tersebut.
"Ini masih kami cek lapangan berdasarkan alamat-alamat aduan," kata Ryan saat dihubungi, Kamis (29/10/2026).
