Pengawal Energi 2026, Simak Persyaratan dan Posisi yang Dibuka

Pengawal Energi 2026, Simak Persyaratan dan Posisi yang Dibuka

Fathir Rofi - detikJatim
Selasa, 27 Okt 2026 07:20 WIB
Rekrutmen Pengawal Energi 2026
Foto: Laman Resmi Pengawal Energi AKAMIGAS
Surabaya -

Pemerintah secara resmi membuka pendaftaran Program Pengawal Energi 2026 bagi lulusan perguruan tinggi yang ingin mengambil peran dalam pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi serta BBM penugasan.

Program kolaborasi antara Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas ini ditargetkan menjangkau 3.679 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di seluruh Indonesia. Pendaftaran program ini dibuka hingga 1 November 2026 melalui portal resmi Pengawal Energi.

Melansir akun Instagram @kesdm, Senin (26/10/2026) Program strategis tersebut diluncurkan langsung oleh Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot dalam Malam Puncak Perayaan Hari Jadi ke-81 Pertambangan dan Energi di Jakarta pada Jumat, 23 Oktober 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tugas dan Peran Pengawal Energi 2026

Melalui program ini, petugas akan terlibat langsung dalam pengawasan distribusi energi, memperkuat ketersediaan data pengawasan, serta mencegah potensi kebocoran dan penyalahgunaan BBM bersubsidi maupun BBM penugasan.

ADVERTISEMENT

Wamen ESDM Yuliot menyampaikan bahwa program ini sekaligus menjadi sarana pembinaan talenta muda bangsa untuk memperoleh pengalaman lapangan langsung dan meningkatkan kompetensi teknis di sektor energi.

Dengan keterlibatan talenta muda, tata kelola subsidi yang transparan, tepat sasaran, dan berkelanjutan diharapkan dapat terwujud secara optimal.

Posisi dan Syarat Pendaftaran Pengawal Energi

Terdapat dua posisi utama yang dibuka dalam program Pengawal Energi tahun ini, yakni Verifikator Lapangan dan Analis. Calon pelamar yang tertarik mendaftar wajib memenuhi sejumlah persyaratan utama berikut:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI), terbuka untuk laki-laki maupun perempuan.
  2. Berusia maksimal 24 tahun pada saat melakukan pendaftaran.
  3. Merupakan lulusan strata satu (S1) atau diploma empat (D4) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75.
  4. Mengutamakan lulusan baru (fresh graduate) sebagai prioritas utama.
  5. Memiliki kondisi kesehatan jasmani dan rohani yang baik.
  6. Melampirkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku.
  7. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah kerja di luar Pulau Jawa.
  8. Bersedia mengikuti seluruh rangkaian pembekalan, sertifikasi, serta menandatangani kontrak penugasan resmi.

Honorarium dan Fasilitas yang Didapat

Peserta program Pengawal Energi akan memperoleh insentif honor untuk masa penugasan Desember 2026. Besaran honorarium disesuaikan dengan posisi masing-masing, yakni sebesar Rp6,5 juta bagi Verifikator Lapangan dan Rp5,7 juta bagi Analis.

Selain honor bulanan, pihak penyelenggara juga menanggung penuh biaya mobilisasi menuju lokasi penugasan serta kebutuhan operasional lapangan, termasuk bahan bakar minyak (BBM) dan penginapan. Fasilitas pendukung lainnya mencakup kepesertaan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, serta perlengkapan penugasan berupa tas, kartu identitas, sepatu keselamatan (safety shoes), rompi keselamatan (safety vest), dan alat tulis kantor (ATK).

Selama mengikuti masa pembekalan teknis, peserta juga mendapatkan uang saku, biaya transportasi, dan akomodasi yang seluruhnya ditanggung oleh penyelenggara. Selepas menyelesaikan pelatihan, peserta akan mengantongi sertifikat pelatihan dan kompetensi operator pendistribusian BBM nonpenerbangan resmi dari Kementerian ESDM.

Kebijakan Penempatan Prioritaskan Putra-Putri Daerah

Dalam pelaksanaannya, penempatan petugas akan memprioritaskan putra-putri daerah sesuai dengan domisili provinsi atau wilayah terdekat. Menurut Yuliot, pendekatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemahaman petugas terhadap kondisi geografis setempat, meningkatkan efisiensi logistik penugasan, serta memperkuat penerimaan masyarakat di lapangan.

Kendati demikian, setiap peserta tetap diwajibkan menandatangani Pakta Integritas Komitmen Penempatan dan menyatakan kesediaan apabila ditugaskan di seluruh wilayah Indonesia.

Pendaftaran Program Pengawal Energi 2026 dapat dilakukan secara daring melalui portal resmi PEM Akamigas melalui tautan https://pengawalenergi.akamigas.ac.id/. Melalui portal tersebut, calon peserta dapat membuat akun, melengkapi data diri, memilih formasi posisi, dan mengunggah dokumen persyaratan.

Berdasarkan jadwal resmi, batas akhir pendaftaran dan pengunggahan dokumen kelengkapan adalah Minggu, 1 November 2026 pukul 23.59 WIB. Selanjutnya, hasil seleksi administrasi dijadwalkan akan diumumkan pada Selasa, 3 November 2026 pukul 10.00 WIB.

Informasi lebih lanjut dan pembaruan seputar seleksi dapat diakses melalui akun Instagram dan TikTok resmi @akamigascepu, LinkedIn Politeknik Energi dan Mineral Akamigas, atau layanan pesan WhatsApp di nomor 08112869000.



(irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads