MenPAN-RB Puji Jember, 279 Layanan Publik Terintegrasi dalam Satu Atap

MenPAN-RB Puji Jember, 279 Layanan Publik Terintegrasi dalam Satu Atap

Yakub Mulyono - detikJatim
Senin, 26 Okt 2026 23:30 WIB
MenPAN-RB Rini Widyantini melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jember
MenPAN-RB Rini Widyantini melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jember (Foto: Yakub Mulyono/detikJatim)
Jember -

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyantini melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jember. Dalam kunjungannya, Rini mengapresiasi terobosan Pemkab Jember yang sukses mengintegrasikan 279 layanan publik dalam satu lokasi.

Didampingi Bupati Jember Muhammad Fawait dan anggota DPR RI Gus Khozin, MenPAN-RB meninjau langsung operasional di Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) serta Mal Pelayanan Publik (MPP) Jember.

"Saya mendapatkan informasi dari Pak Bupati bahwa saat ini ada 279 layanan dalam satu kantor. Artinya, ini sesuai dengan strategi dalam membangun Mal Pelayanan Publik," katanya, Senin (26/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Rini sempat menyapa warga yang sedang mengurus dokumen administrasi. Salah satu hal yang menyedot perhatian MenPAN-RB adalah diterapkannya penandatanganan pakta integritas sebelum warga menerima pelayanan.

ADVERTISEMENT

"Dengan menandatangani pakta integritas, kita bersama-sama menjaga integritas, baik penerima maupun pemberi layanan. Pelayanan dapat berjalan secara transparan dan memudahkan masyarakat," ujarnya.

Tak hanya integrasi layanan, MenPAN-RB juga mencatat tren positif pada Indeks Pelayanan Publik Kabupaten Jember yang merangkak naik dari 4,62 pada 2024 menjadi 4,68 pada 2025.

Rini turut memuji inovasi pelayanan jemput bola (omnichannel) seperti program Peta Cinta dan Homecare yang menjangkau masyarakat hingga ke lapisan bawah dan kelompok rentan.

"Pada prinsipnya, semua layanan yang diberikan harus berorientasi kepada masyarakat atau citizen-centric," paparnya.

Menyambut kedatangan MenPAN-RB, Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan bahwa pembenahan pelayanan publik merupakan fokus utama jajarannya. Ia mengungkapkan, masalah antrean panjang di Jalan Jawa yang sempat dikeluhkan warga kini berhasil diurai.

"Alhamdulillah, pada 2025 kita sudah bisa berikhtiar bersama-sama seluruh ASN di Kabupaten Jember. Akhirnya, tidak ada lagi antrean-antrean terkait pelayanan publik, termasuk pelayanan administrasi kependudukan," ungkapnya.

Pria yang karib disapa Gus Fawait itu memaparkan sejumlah pembenahan yang telah dilakukan Pemkab Jember. Seperti Tuntas Blangko KTP, masalah ketersediaan blangko KTP untuk sekitar 62.000 warga telah dirampungkan.

"Kemudian pemerataan MPP, pelayanan diperluas ke empat wilayah (Barat, Utara, Selatan, dan Timur) hingga tingkat kecamatan agar warga tak perlu jauh-jauh ke pusat kota. Kanal Aduan 'Wadul Guse', saluran pengaduan masyarakat yang terkoneksi langsung dengan Kementerian PANRB, layanan Sosial & Kesehatan Gratis, program UHC Prioritas, Homecare, serta armada Mobil Cinta untuk antar-jemput pasien rumah sakit daerah secara gratis," imbuhnya.

"Ke depan, Jember tidak hanya melayani di satu titik, tetapi harus melayani di banyak titik. Kami juga memohon arahan dari Ibu Menteri agar sinergi ini semakin kuat dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik," tandasnya.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads