Viral Aksi Nekat Bus Restu Pecah Ban Nyalip di Bahu Jalan Tol Sidoarjo

Viral Aksi Nekat Bus Restu Pecah Ban Nyalip di Bahu Jalan Tol Sidoarjo

Suparno - detikJatim
Jumat, 23 Okt 2026 12:30 WIB
Viral Bus Restu pecah ban tetap melaju bahkan nyalip kendaraan lain lewat bahu Jalan Tol Sidoarjo.
Viral Bus Restu pecah ban tetap melaju bahkan nyalip kendaraan lain lewat bahu Jalan Tol Sidoarjo. (Foto: tangkapan layar video viral)
Sidoarjo -

Viral video aksi nekat bus Restu bernopol N 7079 UH di Jalan Tol Sidoarjo. Dalam video itu tampak ban belakang kanan bus pecah tapi bus tetap melanjutkan perjalanan. Bus bahkan sempat mendahului kendaraan lain melalui bahu jalan tol.

Kanit PJR Jatim 2 AKP Mulyani mengatakan pihaknya mengetahui adanya video viral tersebut pada Jumat (23/10) sekitar pukul 06.30 WIB. Dia menyebutkan, bus di dalam video itu diketahui melaju dari arah Porong menuju Waru.

"Kami mengetahui dari video yang viral sekitar pukul 06.30 WIB. Bus Restu tersebut melaju dari Porong arah Waru," kata Mulyani kepada detikJatim melalui telepon sululernya, Jumat (23/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Mulyani, sekitar pukul 07.10 WIB bus itu telah sampai di Terminal Purabaya, Bungurasih, Sidoarjo. Pihaknya juga memastikan tidak menerima laporan kecelakaan di jalur yang dilalui bus tersebut.

ADVERTISEMENT

"Mulai pukul 07.15 sampai dengan saat ini pukul 10.40 WIB tidak ada laporan kecelakaan di jalur tersebut," ujarnya.

Dalam video yang beredar, salah satu ban ganda bagian belakang sebelah kanan Bus Restu itu tampak mengalami kerusakan parah. Meski demikian, bus tetap berjalan dan sempat menggunakan bahu jalan untuk mendahului kendaraan lain.

Mulyani menduga pengemudi bus tidak merasakan adanya ban belakang yang pecah. Hal itu bisa terjadi karena posisi ban belakang dan kondisi kendaraan yang masih memungkinkan bus untuk terus bergerak.

"Kemungkinan pengemudi tidak merasakan kalau ban belakangnya pecah. Namun, kalau kendaraan jalannya sudah sedikit oleng, pengemudi harus memperhatikan kondisi bus," jelasnya.

Ia mengimbau para pengemudi bus agar selalu memastikan kondisi kendaraan sebelum maupun selama perjalanan. Terlebih, kendaraan membawa banyak penumpang sehingga aspek keselamatan harus menjadi prioritas.

"Alangkah baiknya pengemudi memperhatikan kondisi bus, apalagi kalau jalannya sudah sedikit oleng. Keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya harus lebih diutamakan," tegas Mulyani.

Beruntung, meski bus tetap melaju dalam kondisi ban belakang pecah, kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan kecelakaan.

"Kami bersyukur dari video viral tersebut tidak terjadi kecelakaan," pungkasnya.



(irb/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads