Pelaku aksi pemecahan kaca bus PO Restu di kawasan Madiun yang viral di media sosial terungkap. Pelaku diketahui merupakan sopir truk. Kasus itu sendiri telah dimediasi oleh polisi.
"Alhamdulillah sudah berdamai setelah kita lakukan mediasi," ujar Kasat Lantas Polres Madiun AKP Dristica Bryan Arya Leviantona, kepada detikJatim Rabu (19/8/2026).
Kesepakatan damai, setelah pihak pengemudi truk harus mengganti kerusakan yang ditimbulkan atas kerusakan bus. Sedangkan pengemudi bus PO Restu, mendapatkan sanksi tilang karena melanggar marka lalu lintas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk pengemudi truk menggabungkan biaya kerusakan bus atas pemecahan kaca. Sedangkan pengemudi bus restu kita sanksi tilang karena melanggar lalu lintas ngeblong garis lurus," jelas Bryan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun Ipda Andika Cahyono menyampaikan, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan penertiban terhadao bus yang meresahkan masyarakat.
"Kdepannya kami dari Satlantas Polres Madiun akan akukan penertiban terhadap bus yang masih menimbulkan keresahan dan membahayakan terhadap pengendara lain," tandas Andika.
Sebelumnya sebuah video yang memperlihatkan aksi pemecahan kaca bus PO Restu di kawasan Madiun viral di media sosial. Aksi perusakan oleh seorang pria tak dikenal itu terjadi saat bus masih melaju perlahan di jalan raya.
Dalam video berdurasi 25 detik yang beredar, tampak seorang pria dari luar kendaraan tiba-tiba memecahkan kaca pintu samping kiri bus. Di dekat pintu tersebut, terlihat seorang kenek berseragam sedang duduk di bagian depan.
Usai kejadian, bus langsung berhenti menepi. Sang pengemudi terdengar mengekspresikan kekagetannya atas insiden yang menimpanya. Sementara pelaku langsung kabur setelah melakukan aksinya.
"Wow blahen ki. Ok (Wow celaka ini. Ok)," demikian suara pengemudi bus dalam rekaman video tersebut, seperti dilihat detikJatim.
Suara kepanikan juga terdengar dari seorang wanita yang diduga merupakan penumpang sekaligus perekam video. Wanita tersebut menyebut suasana di lokasi sempat mencekam.
"Serem aw," ujar wanita tersebut dalam rekaman.
