Pembersihan Tumpukan Sampah Kali Tebu Surabaya Masih Terus Berlanjut

Pembersihan Tumpukan Sampah Kali Tebu Surabaya Masih Terus Berlanjut

Eka Fitria Lusiana - detikJatim
Jumat, 16 Okt 2026 07:20 WIB
Pembersihan Kali Tebu Surabaya yang dipenuhi sampah
Pembersihan Kali Tebu Surabaya yang dipenuhi sampah (Foto: Eka Fitria Lusiana/detikJatim)
Surabaya -

Viral di media sosial, Kali Tebu, Surabaya menjadi sasaran pembuangan sampah. Dalam video beredar, kondisi aliran sungai tampak memprihatinkan karena dipenuhi kotoran sampah dari berbagai jenis limbah rumah tangga dan plastik.

Pantauan detikJatim di lokasi, penumpukan sampah di Kali Tebu, Surabaya, sedang dibersihkan beberapa oleh Petugas Ecoton. Trash Boom tampak dipasang melintang untuk membendung sampah serta memudahkan pembersihan. Kondisi sungai tampak tercemar di sebagian aliran.

Merespon konten yang beredar, Heri Mantuk, pengawas evakuasi sampah, menyebut pihaknya telah melakukan pemasangan CCTV di beberapa titik dan membentuk satgas pengawasan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski sebenarnya, Heri menyebut telah melakukan pembersihan sampah sejak bulan April 2026. Bahkan, ia juga telah memasang spanduk peringatan untuk tidak membuang sampah ke sungai. Namun, kurangnya kesadaran masyarakat setempat membuat tumpukan sampah semakin melebar.

ADVERTISEMENT

"Sebenarnya sudah lama dibersihkan sejak bulan April 2026. Tapi kesadaran orang-orang itu kurang, mbak," kata Johan kepada detikJatim saat ditemui, Jumat (16/10/2026).

Pihaknya menegaskan akan melakukan penindakan bagi siapapun yang sengaja membuang sampah ke Kali Tebu, Surabaya. Salah satu koordinator pembersihan, Johan, mengatakan sejumlah 133 ton sampah sudah berhasil diangkut. Sampah jenis popok dan residu paling banyak ditemukan.

"Kami terus melakukan penyisiran. Kemarin yang berhasil diangkut itu 133 ton sampah. Yang paling banyak popok dan residu," ujarnya.

Heri menjelaskan titik yang paling rawan pembuangan sampah justru di dekat papan yang tertulis "#SungaiLestari Trashboom & Minidock Pencegat Sampah dan Dermaga Penisiran di Jalan Platuk Donomulyo, Sidotopo Wetan, Surabaya".

"Makanya kita pasang CCTV terdekat sini, karena ini titik yang paling rawan, mbak," ucapnya.

Ke depan, pihaknya bekerja sama dengan stakeholder terkait untuk melakukan edukasi kepada masyarakat. Agar persoalan ini dapat tertangani. Heri berharap penanganan sampah segera tuntas dan dapat segera dibangun wisata sisir sungai seperti Sungai Kalimas.

"Ya, ini kan kita kerja sama sama pihak kecamatan untuk melakukan edukasi ke masyarakat. Semoga segera tuntas pembersihan sampahnya, dan harapan dari Pak Wali itu dibikin wisata, seperti Kalimas itu," pungkasnya.

Setelah kondisi sungai sudah bersih dari sampah dan terawat, rencananya akan dibuka wisata sisir sungai di Kali Tebu sesuai dengan keinginan Wali Kota Surabaya. Selain menjadi destinasi baru, pengembangan tersebut juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.



(hil/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads