Keluarga Alena, bayi berusia 28 hari yang meninggal dunia, mendapat pendampingan psikologis dari puskesmas. Kepergian Alena menyisakan duka mendalam bagi keluarga maupun masyarakat.
detikJatim sempat mendatangi rumah keluarga Alena di Gedangan, Sidoarjo. Namun, pihak keluarga belum berkenan memberikan keterangan karena masih berduka.
Sementara itu, Camat Gedangan, Sidoarjo Widia Helita mengatakan pihaknya bersama perwakilan pemerintah kecamatan telah bertakziah ke rumah keluarga Alena pada Rabu (14/10/2026) siang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihaknya pun menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga.
"Kami tadi hanya takziah ke rumah keluarga. Saat ini, pihak keluarga masih berduka. Kami juga berbela sungkawa," ujar Widia kepada detikJatim, Selasa (13/10/2026).
Widia menambahkan, pihaknya juga datang bersama perwakilan Puskesmas Gedangan. Pendampingan psikologis diberikan untuk keluarga Alena.
"Kami juga datang bersama pihak puskesmas. Pendampingan psikologis dilakukan oleh puskesmas," imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, Alena sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Dr Soetomo setelah mengalami kondisi kritis.
Sebelum dirawat, bayi itu disebut mengalami demam dan diduga diberi telur mentah oleh neneknya dengan maksud menurunkan panas.
Kisah Alena mencuat setelah diunggah oleh akun Threads yang merupakan tantenya. Peristiwa ini kemudian menjadi perhatian publik, termasuk Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).
Namun, penyebab pasti meninggalnya Alena dan hubungan langsung antara kondisi medisnya dengan makanan yang diduga dikonsumsi belum dipastikan. Pihak rumah sakit menyebut tidak dapat memberikan penjelasan mengenai dugaan pemberian telur mentah karena menyangkut privasi pasien.
Alena diketahui dirujuk ke RSUD Dr Soetomo pada Jumat (9/10/2026) setelah mengalami kondisi kesehatan yang memburuk.
Berdasarkan informasi yang disampaikan keluarga melalui media sosial, Alena sebelumnya mengalami demam. Dalam unggahan tersebut, nenek Alena disebut memberikan telur mentah dengan alasan untuk menurunkan demam.
Setelah itu, kondisi Alena disebut semakin memburuk hingga harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. Bayi tersebut kemudian dirawat di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU), ruang perawatan intensif khusus bayi baru lahir.
Kabar duka disampaikan oleh akun Threads @calistaarisha, yang merupakan tante Alena, pada Minggu (11/10/2026).
Dalam unggahannya, keluarga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mendoakan Alena selama menjalani perawatan. Keluarga juga menyampaikan apresiasi kepada tim medis RSUD Dr Soetomo dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak atas bantuan yang diberikan.
"Teman teman threads, terimakasih banyak untuk doa kalian buat alena ya🤍 dengan berat hati aku menyampaikan alena telah berpulang, alena sudah tidak sakit lagi, alena sudah jadi bidadari disana 😍, untuk permasalahan keluarga suami ariana, SUDAH KAMI TINDAK LANJUTI, makanya ariana meminta untuk tidak membahasnya karna ariana juga belum siap menjawab pertanyaan pertanyaan kalian 🥹 mohon doa untuk alena di surga yaa 🤲🏻🥰," tulis akun @calistaarisha dalam unggahan Threads yang dilihat detikJatim, Senin (12/10/2026).
Keluarga juga menyampaikan terima kasih kepada tim medis dan Emil yang ikut memberikan perhatian terhadap kondisi Alena selama dirawat.
"Buat para tim medis dan bapak @emildardak terimakasih banyak atas bantuan untuk alena 🙏🏻 terimakasih telah berusaha untuk alena," tambahnya.
