Warga Dusun Penjarakan, Desa Kedungcangkring, Kecamatan Jabon, Sidoarjo, digemparkan dengan penemuan jasad seorang pria di dalam parit pinggir jalan, Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Korban ditemukan tewas mengenaskan bersama sepeda motor Honda CBR 150 miliknya yang nyaris tenggelam dan tertutup semak belukar.
Berdasarkan foto dokumentasi di tempat kejadian perkara (TKP), posisi jasad korban dan motor Honda CBR bernomor polisi L 6553 MD berwarna kombinasi hijau-oranye tersebut tampak terbujur miring di dalam parit yang ditumbuhi rumput dan semak.
Tubuh korban yang memakai celana panjang hitam terlihat masih dalam posisi mendekap erat bodi motor. Sebagian besar badan kendaraan hingga kaki korban tertimbun tumpukan rumput liar, ilalang kering, serta ranting pohon.
Kedalaman parit dan tebalnya semak di sepanjang tebing tanah membuat keberadaan korban hampir tak terlihat dari atas jalan jika tidak diamati dari dekat.
Kapolsek Jabon AKP Nanang Mulyono mengonfirmasi penemuan jasad tersebut. Pihaknya menduga korban telah meninggal dunia kurang lebih 6 hari sebelum ditemukan warga sekitar.
"Memang benar ada penemuan mayat, diduga korban laka tunggal 6 hari yang lalu," kata Nanang kepada detikJatim melalui telepon selulernya, Sabtu (10/10/2026).
"Petugas langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan masyarakat. Di lokasi ditemukan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia bersama sepeda motornya," imbuh Nanang.
Identitas Korban dan Keterangan Saksi
Dari hasil olah TKP awal, korban diketahui bernama Septian Hadi Darmawan (41), pria kelahiran Jakarta, 1 September 1985. Berdasarkan dokumen kependudukan yang ditemukan, korban tercatat sebagai warga Dusun Selatan, RT 03, RW 01, Desa Bermi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo.
Polisi juga telah menggali keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi. Salah satu saksi, Oktario Hardiansyah alias Ambon mengaku sempat dihubungi oleh korban beberapa hari sebelum kejadian. Saat itu korban berniat mengajaknya bertemu untuk minum kopi bersama.
Namun, ajakan tersebut ditolak oleh Oktario. Saat menghubunginya, Oktario mengaku mendengar alunan suara musik dari balik telepon milik Septian sebelum akhirnya hilang kontak.
Petugas menduga bahwa korban mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal hingga terpental dan tercebur ke dalam parit yang dipenuhi rumput liar tersebut. Kendati demikian, polisi masih mendalami penyebab pasti peristiwa maut ini.
Demi penanganan dan evakuasi lebih lanjut, Polsek Jabon telah berkoordinasi dengan Tim Identifikasi (Inafis) Polresta Sidoarjo, ambulans RS Bhayangkara Porong, Unit Lantas Polsek Porong, serta Pamapta Polresta Sidoarjo. Jasad korban saat ini telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Porong untuk menjalani pemeriksaan medis lanjutan.
Simak Video "Video: Geger Penemuan Mayat Pria dengan Mulut Berbusa di Jambi"
(ihc/dpe)