Bantahan Menohok SPPG di Banyuwangi Soal Viral Tahu MBG Berbelatung

Denza Perdana - detikJatim
Sabtu, 10 Okt 2026 10:00 WIB
Tahu goreng MBG berbelatung di Banyuwangi. (Foto: Dok. Istimewa)
Banyuwangi -

Viral menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berbelatung di Banyuwangi. Pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gendoh selaku penyedia MBG membantah keras soal tuduhan kelalaian pengolahan makanan sehingga tahu lauk MBG itu ditemukan belatung. Salah satu dalihnya, MBG di video itu disimpan di kotak makan sendiri dan dibawa ke rumah.

Kepala SPPG Gendoh, Agis Danistha meragukan kemungkinan adanya organisme hidup yang mampu bertahan saat tahapan penggorengan lauk tahu tersebut karena menurutnya seluruh proses olah pangan dapur disajikan mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) yang ketat.

"Proses produksi sudah sesuai SOP. Tahu putih digoreng dan dibumbui sendiri. Suhu memasaknya juga sudah sesuai SOP. Seharusnya belatung itu mati karena digoreng dengan suhu panas," ujar Agis, Jumat (9/10/2026).

Agis membenarkan bahwa ada sajian tahu goreng sebagai salah satu bagian dari daftar menu MBG di hari itu. Namun, dia kembali menampik dugaan bahwa belatung itu berasal dari dapur olahan SPPG.

Dia berargumen bahwa sajian dalam rekaman yang diunggah wali murid itu tidak lagi tersimpan di dalam ompreng resmi SPPG yang disegel rapat usai melewati proses pendinginan, melainkan disimpan dalam kotak makan.

"Ditambah lagi saat ini aturan dari BGN tidak diperbolehkan membawa MBG pulang ke rumah. Dan itu (menu MBG) yang diunggah wali murid berada dalam wadah makanan anaknya sendiri dan menurut keterangan beliaunya sudah dibawa pulang ke rumah," tegas Agis.

Layanan MBG yang dikelola SPPG Gendoh di hari pendistribusian itu sejatinya menyasar 3.065 penerima manfaat yang tersebar di 27 lembaga pendidikan. Agis menandaskan bahwa dari ribuan paket yang disalurkan, keluhan belatung hanya berembus dari satu murid di satu sekolah saja.

Guncangan dari isu ini bermula saat tayangan video singkat mendadak ramai di media sosial, memamerkan belatung yang menempel di atas potongan tahu goreng. Makanan tersebut disinyalir dibagikan kepada peserta didik di salah satu Madrasah Ibtidaiyah (MI) kawasan Karangsari, Kecamatan Sempu.

Dalam rekaman video yang beredar luas di tengah warganet, terdengar suara pengunggah yang diduga merupakan wali murid mengecam temuan tersebut.

"MBG-ne iki enek apane? Ngene ki kelendi? Ngene iki jenenge MBG, mangan bergizi ta," seru pengunggah video tersebut.



Simak Video "Video: Aksi Pro-MBG di Probolinggo, Wali Kota Turut Tandatangan Dukungan"

(ihc/dpe)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork