Cekcok Berujung Pengamen Aniaya Pedagang Sate Pakai Sajam

Cekcok Berujung Pengamen Aniaya Pedagang Sate Pakai Sajam

Fima Purwanti - detikJatim
Kamis, 08 Okt 2026 23:15 WIB
Ilustrasi pembacokan, ilustrasi penebasan, ilustrasi penikaman. (AI)
Foto: Ilustrasi pembacokan (AI)
Blitar -

Apes dialami AK (69) warga Kecamatan Garum Kabupaten Blitar. AK mengalami luka usai dianiaya seorang pengamen dengan senjata tajam (sajam) saat hendak menutup lapak sate miliknya. Pengamen MS (27) asal Pasuruan itu kini ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Blitar.

"Sudah ditetapkan jadi tersangka, setelah kami update dengan tim Satreskrim hari ini. Saat ini yang bersangkutan sudah ditahan. Kejadiannya kemarin dini hari," kata Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni saat dikonfirmasi detikJatim, Kamis (8/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Muheni menjelaskan MS diduga menganiaya pedagang sate dengan sajam berupa pisau. Penganiayaan itu dipicu adanya salah paham antara keduanya. Keduanya disebut sempat cekcok dan berujung penganiayaan.

Awalnya AK hendak pulang usai mengemas barang bawaan dan menutup lapak satenya, sekitar pukul 23.30 WIB yang berada di sekitar perempatan Kecamatan Garum. MS tiba-tiba datang dan menanyakan anak korban. Korban menimpali, namun berujung salah paham dan cekcok. MS yang tersulut emosi langsung menyerang korban hingga terjatuh.

ADVERTISEMENT

"Tersangka mengeluarkan pisau yang disimpan di saku celananya. Kemudian mengenai leher sebelah kanan dan kepala atas sebelah kiri korban, yang mengakibatkan luka robek. Saat itu langsung dibawa ke rumah sakit," terangnya.

Muheni menegaskan Satreskrim Polres Blitar masih mendalami motif tersangka. Termasuk akan meminta keterangan dari korban setelah kondisinya membaik. Saat ini, tersangka masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

"Untuk informasi lebih lanjut menunggu hasil pengembangan dari Satreskrim Polres Blitar, apakah dalam kondisi mabuk dan motifnya seperti apa. Yang jelas masih dalam proses penyelidikan, mohon waktu," tandasnya.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads