Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memantau perkembangan pembangunan Museum Sri Aji Joyoboyo di Desa Menang, Kecamatan Pagu, kemarin. Dalam kunjungannya, ia mengecek langsung progres pembangunan museum tahap 3.
Pada tahap ini, Museum Sri Aji Joyoboyo kini telah memiliki tampilan baru. Fasad berbentuk piramida yang sebelumnya dari kaca kini diganti genteng.
Kemudian, bagian atap depan juga diberi aksen besi cutting, termasuk rehab bangunan amfiteater. Panggung terbuka untuk pertunjukan seni ini dibangun Gapura Bentar khas Kediri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara keseluruhan, progres pembangunan yang ditargetkan rampung pada November 2026 mencapai 82,04% berdasarkan laporan per 4 Oktober 2026.
"Deviasi pekerjaan pembangunan plus 4, 85 persen dari perencanaan," kata Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama dalam keterangannya, Kamis (8/10/2026).
Hal tersebut disampaikannya di sela mendampingi bupati melakukan kunjungan ke museum.
Selain melihat progres pembangunan fisik museum, dalam kunjungannya bupati yang akrab disapa Mas Dhito ini juga melihat koleksi museum. Kini, benda-benda purbakala yang dipamerkan pun telah dilindungi kotak kaca.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri Mustika Prayitno Adi menyebut penataan ulang koleksi museum itu menindaklanjuti arahan Mas Dhito. Hal ini termasuk melindungi koleksi museum dengan kotak kaca.
"Untuk yang sekiranya rawan kita masukkan dalam vitrin (kotak kaca) tapi juga ada beberapa artefak yang memang aman untuk dipegang tetap kita biarkan terbuka supaya pengunjung bisa melakukan interaksi langsung," jelasnya.
Selain penataan ulang benda koleksi purbakala di sisi selatan, Mustika mengatakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kini tengah menyelesaikan DED atau desain perencanaan teknis pengembangan museum etnografika.
Adapun pengembangan museum etnografika yang rencananya berada di sisi utara ini menjadi bagian dari penataan museum Sri Aji Joyoboyo. Nantinya museum etnografika akan menyimpan barang-barang yang berkaitan dengan kebudayaan dan kesenian.
"Ini DED hampir selesai, insyaallah dalam pekan ini kita finalisasi," pungkasnya.
