- Sejarah Penetapan Hari Santri 22 Oktober
- Tema Hari Santri 2026
- Rangkaian Acara Hari Santri 2026 1. Surat Santri untuk Presiden 2. Pesantren Award 3. Perkemahan Pramuka Santri Nusantara 4. Santri Vision 4. Halaqah Penguatan Ditjen Pesantren 5. Mu'tamad Santri 6. Festival Sarung dan Peci Santri 7. Expo Kemandirian Pesantren 8. Upacara Hari Santri 9. Malam Bakti Santri untuk Negeri
Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober. Pada 2026, Kementerian Agama (Kemenag) kembali menyiapkan berbagai agenda untuk memperingati Hari Santri dengan mengangkat tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas".
Peringatan Hari Santri 2026 tidak hanya diisi dengan upacara. Sejumlah kegiatan telah disiapkan mulai dari sayembara, perkemahan santri, forum akademik, festival budaya, hingga expo kemandirian pesantren. Lantas, apa tema dan rangkaian Hari Santri 2026? Yuk, simak sejarah penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri juga.
Sejarah Penetapan Hari Santri 22 Oktober
Mengutip dari laman resmi Nahdlatul Ulama (NU) Online, Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri. Penetapan tersebut menjadikan 22 Oktober sebagai Hari Santri yang diperingati setiap tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemilihan tanggal tersebut berkaitan dengan peristiwa Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945. Peristiwa itu menjadi salah bagian penting dalam sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Pada masa tersebut, Hadratus Syekh KH Hasyim Asya'ari mengeluarkan fatwa resolusi Jihad sebagai seruan untuk mempertahankan kemerdekaan dari ancaman pihak yang hendak kembali menguasai Indonesia.
Sebelum penetapan 22 Oktober, gagasan mengenai Hari Santri telah muncul pada 2014. Saat berkunjung ke Pondok Pesantren Babussalam Malang, pada 22 Juni 2014, Joko Widodo sebagai calon presiden menerima usulan mengenai penetapan Hari Santri.
Dalam perkembangannya, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengusulkan 22 Oktober dengan pertimbangan sejarah Resolusi Jihad yang berlangsung pada tanggal tersebut.
Pemerintah kemudian menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015. Sejak saat itu, Hari Santri diperingati setiap tahun sebagai momentum untuk mengenang peran ulama dan santri dalam perjalanan sejarah
Tema Hari Santri 2026
Kementerian Agama menetapkan tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas" untuk peringatan Hari Santri 2026. Tema tersebut menjadi identitas dalam berbagai kegiatan peringatan Hari Santri tahun ini.
Rangkaian Hari Santri menjadi pengingat peran ulama dan santri dalam sejarah perjuangan bangsa. Peringatan tahun ini juga diisi dengan sejumlah agenda yang menyoroti kontribusi santri serta penguatan kemandirian pesantren.
Tema tersebut menekankan peran santri, pesantren, masyarakat, dan bangsa sebagai bagian yang saling terhubung dalam membangun Indonesia yang berkarakter, mandiri, inovatif, dan berdaya saing.
Rangkaian Acara Hari Santri 2026
Dilansir dari laman resminya, Kemenag telah menyiapkan sejumlah kegiatan yang berlangsung sejak September hingga Oktober 2026. Berikut rangkaian acara Hari Santri 2026.
1. Surat Santri untuk Presiden
Kegiatan Surat Santri untuk Presiden berlangsung pada 22 September 2026 hingga 8 Oktober 2026. Melalui kegiatan ini, santri dapat menyampaikan mimpi, harapan, gagasan, dan pesan mengenai masa depan bangsa kepada Presiden Republik Indonesia.
Sayembara tersebut mengangkat tiga tema, yaitu aspirasi mengenai pendidikan, kepedulian terhadap lingkungan, serta harapan untuk kesejahteraan rakyat.
Pemenang dijadwalkan diumumkan pada 8 Oktober 2026 dan diundang menghadiri Malam Bakti Santri untuk Negeri. Surat terbaik dari peserta selanjutnya akan disampaikan kepada Presiden.
2. Pesantren Award
Pesantren Award berlangsung pada 22 September 2026 hingga 24 Oktober 2026. Penghargaan ini diberikan kepada pihak yang dinilai berkontribusi terhadap penguatan pesantren. Kegiatan tersebut juga mencakup pemberian penghargaan kepada sejumlah kepala daerah yang aktif mendukung pengembangan pesantren.
3. Perkemahan Pramuka Santri Nusantara
Perkemahan Pramuka Santri Nusantara dijadwalkan berlangsung pada 30 September 2026 hingga 6 Oktober 2026 di Kabupaten Malang. Kegiatan ini mempertemukan santri dari berbagai daerah sekaligus menghadirkan pendekatan baru dalam kegiatan kepramukaan di lingkungan pesantren.
Baca juga: Lirik Mars Hari Santri Lengkap dengan Makna |
4. Santri Vision
Santri Vision berlangsung pada 2-20 Oktober 2026. Agenda ini menjadi ruang untuk menampilkan berbagai sosok, karya, dan inovasi dari lingkungan pesantren. Kategorinya, antara lain sebagai berikut.
- Santri Vision meliputi Naskah, Kebijakan, Komunikasi Ilmiah
- Audio-Visual, Seni Visual, Digital Media
- Inovasi Digital, Teknologi Pesantren
4. Halaqah Penguatan Ditjen Pesantren
Kemenag juga menggelar Halaqah Penguatan Ditjen Pesantren pada 8-9 Oktober 2026. Forum tersebut untuk menyusun peta jalan pengembangan pesantren ke depan. Pemerintah daerah juga akan dilibatkan, termasuk gubernur, bupati, dan wali kota dari daerah yang telah memiliki peraturan daerah tentang pesantren.
5. Mu'tamad Santri
Mu'tamad Santri dijadwalkan pada 14-15 Oktober 2026. Kegiatan tersebut akan digelar secara hybrid dengan sekitar 250 peserta secara luring dan 500 peserta secara daring.
Kegiatan ini merupakan forum akademik yang bertujuan memperkuat mutu pendidikan pesantren, memperluas jejaring kerja sama internasional, serta mendorong pengembangan pesantren yang berdaya saing global.
6. Festival Sarung dan Peci Santri
Festival Sarung dan Peci Santri akan digelar pada 16 Oktober 2026. Kegiatan ini mengangkat sarung dan peci sebagai bagian dari identitas pesantren sekaligus budaya Indonesia.
7. Expo Kemandirian Pesantren
Expo Kemandirian Pesantren berlangsung pada 16-24 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi ajang untuk memperlihatkan berbagai potensi dan capaian pesantren kepada masyarakat.
Expo tersebut akan dilaksanakan di Lapangan Banteng, Jakarta. Produk yang ditampilkan mencakup makanan dan minuman, buku, pakaian khas Nusantara, serta berbagai produk lainnya.
Kegiatan ini juga menampilkan berbagai produk dari pesantren yang telah mendapatkan bantuan inkubasi dan berkembang menjadi Badan Usaha Milik Pesantren (BUMPES).
8. Upacara Hari Santri
Upacara Hari Santri akan dilaksanakan pada 22 Oktober 2026. Tanggal tersebut menjadi hari utama dan puncak peringatan Hari Santri Nasional setiap tahunnya.
9. Malam Bakti Santri untuk Negeri
Rangkaian kegiatan ditutup dengan Malam Bakti Santri untuk Negeri yang dijadwalkan pada 24 Oktober 2026. Kegiatan tersebut rencananya digelar di Istora Senayan, Jakarta. Kementerian Agama juga berencana mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri acara tersebut.
